Peringatan Safer Internet Day atau Hari Internet Aman Sedunia menjadi pengingat pentingnya menjaga remaja tetap aman saat beraktivitas di dunia maya. Di tengah ramainya grup chat, cepatnya tren berganti, dan munculnya berbagai aplikasi baru, orang tua tetap bisa mendampingi tanpa harus memeriksa seluruh isi percakapan anak atau terlibat perdebatan panjang soal durasi penggunaan gawai.
Salah satu langkah yang disarankan adalah tetap mengikuti perkembangan dunia digital remaja. Bagi banyak remaja, media sosial menjadi ruang untuk menekuni hobi, mempelajari hal baru, hingga bergabung dengan komunitas yang mereka sukai. Meski orang tua mungkin tidak selalu memahami kreator favorit atau candaan yang mereka gunakan, ajakan berdiskusi tentang hal-hal yang disukai remaja di internet dapat membuka komunikasi yang lebih hangat dan dua arah.
Melalui percakapan seperti itu, remaja cenderung lebih terbuka menceritakan aktivitas mereka di internet. Membangun kepercayaan dinilai sama pentingnya dengan mengaktifkan fitur keamanan di media sosial, karena komunikasi dari hati ke hati dapat membantu orang tua dan remaja menyamakan ekspektasi.
Orang tua juga dapat membahas beberapa pertanyaan sederhana dengan remaja di rumah, seperti apa yang paling mereka sukai saat online, apa yang sebaiknya dilakukan jika menerima pesan dari orang asing, serta kapan waktu yang tepat untuk beristirahat dari penggunaan gawai. Pembicaraan yang santai dan jujur disebut dapat memberi dampak positif sekaligus mempererat hubungan.
Selain pendekatan komunikasi, orang tua juga dapat memanfaatkan fitur perlindungan bawaan pada platform media sosial. Saat remaja menggunakan Instagram, Facebook, atau Messenger, akun mereka akan otomatis masuk ke Akun Remaja yang dilengkapi perlindungan dan fitur keamanan yang aktif secara otomatis.
Dengan pengaturan tersebut, orang asing tidak dapat mengirim pesan kepada remaja. Penandaan (tag) juga dibatasi hanya dari teman, sementara konten yang tidak sesuai usia akan tersaring otomatis. Selain itu, gambar yang mencurigakan di pesan langsung (DM) dapat diburamkan secara otomatis.
Fitur perlindungan ini berlaku untuk semua remaja di bawah 18 tahun. Sementara untuk remaja di bawah 16 tahun, perubahan pengaturan memerlukan izin orang tua.