BERITA TERKINI
Telkomsel dan Huawei Perkuat Kerja Sama di MWC 2026, Dorong Perluasan 5G dan Layanan Internet Rumah

Telkomsel dan Huawei Perkuat Kerja Sama di MWC 2026, Dorong Perluasan 5G dan Layanan Internet Rumah

Telkomsel dan Huawei memperkuat kolaborasi strategis di Indonesia dengan fokus pada pengembangan jaringan 5G, layanan home broadband, serta penguatan talenta digital nasional. Pengumuman kerja sama ini disampaikan dalam rangkaian Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Senin, 2 Maret 2026, dengan tujuan menghadirkan konektivitas yang lebih cepat, stabil, dan relevan bagi masyarakat Indonesia.

Kerja sama tersebut tidak hanya menargetkan perluasan jaringan, tetapi juga peningkatan pengalaman digital pelanggan secara menyeluruh. Telkomsel dan Huawei menyatakan ingin mengoptimalkan kebutuhan pelanggan individu, keluarga, hingga pelaku usaha melalui internet rumah yang lebih andal, pengalaman 5G yang lebih responsif, serta pengembangan layanan komunikasi berbasis kecerdasan buatan (AI).

Dalam kolaborasi ini, kedua perusahaan sepakat memperkuat integrasi hybrid fiber dan 5G untuk meningkatkan kualitas layanan konektivitas di berbagai segmen pelanggan. Strategi tersebut diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin bergantung pada internet cepat dan stabil untuk aktivitas harian.

Dari sisi pelanggan, peningkatan layanan diharapkan terasa pada stabilitas dan pemerataan koneksi internet rumah, sehingga kegiatan seperti streaming, gim, bekerja, hingga belajar dari rumah dapat berjalan lebih lancar. Sementara pengembangan 5G ditujukan untuk menghadirkan koneksi yang lebih cepat dan responsif, terutama untuk akses real-time, panggilan video, serta aplikasi yang membutuhkan latensi rendah seperti AR/VR di area dengan trafik tinggi.

Telkomsel dan Huawei juga menyebut adanya peningkatan kualitas layanan suara, khususnya bagi pelanggan premium, agar pengalaman panggilan menjadi lebih jernih dan stabil.

Untuk mendukung kualitas konektivitas, kerja sama ini mencakup pemanfaatan teknologi berbasis AI, di antaranya Embedded AI dan Self Wi-Fi Optimization yang dirancang agar modem atau router dapat mengelola sinyal Wi-Fi secara lebih cerdas. Dengan teknologi tersebut, distribusi sinyal di rumah diharapkan lebih merata dan dapat meminimalkan area blank spot.

Di jaringan seluler, kedua perusahaan akan menggunakan perangkat TDD Dual Band MetaAAU 64T64R untuk memperluas cakupan 5G dan menjaga performa jaringan, terutama saat trafik tinggi. Selain itu, penerapan solusi Golden Intelligent Cluster di area padat pengguna ditujukan untuk menjaga kapasitas dan kualitas layanan tetap optimal saat terjadi lonjakan penggunaan data.

Solusi tersebut menggabungkan sejumlah komponen, termasuk ELAA @64T, Wide Band PA, dan Full Power Sharing, untuk mendukung pengelolaan daya dan spektrum yang lebih efisien. Telkomsel dan Huawei juga mengandalkan teknologi Intelligent Personalized Experiences (IPE) untuk pemantauan jaringan secara real-time serta pengaturan Guaranteed Bit Rate (GBR), dengan target menghadirkan pengalaman yang lebih konsisten, terutama untuk kebutuhan premium maupun skenario penting seperti panggilan video bisnis dan komunikasi prioritas.

Di sisi layanan komunikasi, kolaborasi ini memuat rencana peluncuran fitur panggilan terbaru berbasis 5G dan AI. Fitur yang disebutkan mencakup terjemahan pintar secara real-time, tampilan layar panggilan interaktif dengan opsi penggantian latar dan avatar, serta peningkatan berbasis AI seperti subtitle dengan peredam bising dan deteksi penipuan saat panggilan berlangsung. Dengan dukungan latensi rendah dan bandwidth tinggi dari 5G, fitur-fitur tersebut diharapkan membuat pengalaman panggilan lebih jelas dan efisien untuk kebutuhan personal maupun profesional.

Selain pengembangan infrastruktur, Telkomsel dan Huawei juga menempatkan penguatan talenta digital sebagai fokus kerja sama. Keduanya sepakat meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia di bidang 5G, Fixed Mobile Convergence (FMC), serta layanan B2B dan B2H. Program peningkatan kompetensi ini akan didukung platform pembelajaran berbasis cloud yang mengusung prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance).

Direktur Planning & Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam, menyatakan kolaborasi tersebut dirancang untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dari waktu ke waktu. “Kolaborasi ini dirancang untuk membuat pengalaman pelanggan semakin baik setiap harinya. Dengan memperkuat jaringan 5G, home broadband, dan kompetensi talenta digital, kami berupaya memastikan agar pelanggan dapat menikmati layanan serta konektivitas terbaik – yang lebih cepat dan lebih andal kapan pun dan di mana pun, mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” ujarnya.

Li Endong, Telkomsel Account Director of Huawei Indonesia, menyebut kemitraan ini sebagai bagian dari komitmen jangka panjang kedua perusahaan dalam mendukung percepatan digitalisasi nasional. “Kami merasa terhormat dapat memperdalam kolaborasi jangka panjang dengan Telkomsel. Komitmen bersama kami terhadap keunggulan teknologi akan mendukung perluasan kepemimpinan layanan Telkomsel dan memaksimalkan potensi digital Indonesia yang begitu besar secara efisien. Kami berharap kemitraan ini dapat berkontribusi signifikan dalam mewujudkan Visi Digital Indonesia 2030 dan 2045,” katanya.

Dengan perpaduan peran Telkomsel sebagai penyedia layanan telekomunikasi digital dan Huawei sebagai perusahaan teknologi global, kolaborasi ini diposisikan sebagai langkah untuk mempercepat transformasi digital di Indonesia, baik melalui perluasan konektivitas maupun pengembangan layanan yang lebih cerdas dan personal.