PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) meluncurkan layanan internet satelit broadband baru bernama Internet Merah Putih untuk memperkuat portofolio di tengah meningkatnya kebutuhan konektivitas nasional. Layanan ini disebut sebagai evolusi dari produk sebelumnya, Mangoesky, yang selama ini memperluas akses internet satelit ke berbagai wilayah Indonesia.
Direktur Komersial Telkomsat, Andri Yunianto, mengatakan pengembangan Internet Merah Putih merupakan bagian dari strategi adaptasi perusahaan terhadap dinamika pasar. Menurut dia, layanan tersebut dirancang untuk menjawab ekspektasi pelanggan terhadap internet satelit yang lebih cepat, stabil, dan fleksibel, sekaligus tetap menjangkau seluruh wilayah Indonesia.
Internet Merah Putih menawarkan layanan internet satelit broadband unlimited berbasis teknologi High Throughput Satellite (HTS) dengan kecepatan hingga 50 Mbps. Telkomsat menyebut layanan ini disiapkan dengan tarif kompetitif dan koneksi yang tidak mudah terputus, serta ditujukan bagi masyarakat di wilayah terpencil yang membutuhkan pengalaman internet yang lebih nyaman.
Dalam roadmap implementasinya, transformasi dari Mangoesky ke Internet Merah Putih resmi berlaku sejak 1 Januari 2026. Proses migrasi dilakukan bertahap, dengan pelanggan Mangoesky yang masih aktif diberikan masa transisi hingga kontrak berakhir, sebelum diarahkan beralih ke Internet Merah Putih yang menawarkan kualitas layanan lebih tinggi.
Peluncuran layanan baru ini menjadi bagian dari upaya Telkomsat memperkuat layanan internet satelit yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pelanggan, sekaligus mendukung pemerataan akses digital di seluruh Indonesia.