BERITA TERKINI
Tauge Berduri Viral di Media Sosial Vietnam, Warga Kota Ho Chi Minh Kesulitan Mencari

Tauge Berduri Viral di Media Sosial Vietnam, Warga Kota Ho Chi Minh Kesulitan Mencari

Media sosial belakangan ramai dengan video panen, pembelian, hingga cara memasak sayuran yang disebut “tauge berduri”. Beragam konten yang menampilkan proses mengolah dan menyantap sayuran ini bahkan menjadi tren, dengan sejumlah video meraih jutaan penayangan, komentar, dan dibagikan luas.

Salah satu akun yang ikut membahasnya adalah Mai Tay Bac, pemilik hampir 800.000 pengikut yang kerap mengulas kuliner Vietnam Barat Laut. Dalam unggahannya, ia menyebut tauge berduri sebagai sayuran liar yang tumbuh di pegunungan tinggi dan hanya muncul pada musim semi. Video tersebut ditonton lebih dari 1 juta kali.

Dalam video itu, Mai Tay Bac menceritakan pengalamannya membeli tauge berduri di pasar pagi di Lao Cai dengan harga sekitar 10.000 VND per ikat. Ia menyebut sayuran ini biasanya hanya ditemukan di wilayah pegunungan tinggi Vietnam Barat Laut saat musim semi.

Menurutnya, sayuran tersebut dipetik dari hutan oleh warga lokal Ha Nhi. Tauge berduri bisa diolah dengan berbagai cara, seperti ditumis, direbus, dicelupkan ke saus ikan, atau dimasak bersama mi instan. Harga per ikat disebut berkisar 5.000–10.000 VND, tergantung penjual. Mai juga menekankan bahwa memetik sayuran ini bukan pekerjaan mudah dan musimnya hanya berlangsung sekitar dua minggu, sehingga ia memilih membeli dalam jumlah banyak untuk dimasak.

Soal rasa, Mai Tay Bac menjelaskan ia merebus tauge berduri sebentar agar tidak terlalu matang sehingga tetap renyah dan manis, lalu menumisnya dengan bawang putih untuk disantap bersama nasi. Ia menggambarkan teksturnya renyah, rasanya manis, serta memiliki aroma khas yang sedikit mengingatkan pada seledri. Ia menambahkan sayuran ini tidak pahit atau berlendir, dengan rasa manis lembut yang mudah diterima. Menurutnya, untuk sayuran liar, cara memasak yang sederhana justru dinilai paling cocok.

Di kolom komentar, banyak warganet mengaku baru mengetahui adanya sayuran tersebut di Vietnam dan penasaran ingin mencicipinya. Sejumlah pengguna, termasuk dari wilayah selatan seperti Kota Ho Chi Minh, menanyakan cara membelinya karena sulit ditemukan di daerah mereka.

Unggahan lain datang dari seorang pengguna bernama Sam di Hanoi yang mengaku penasaran lalu mencoba membelinya. Meski berasal dari Lao Cai, ia mengatakan baru pertama kali mencicipi tauge berduri. Sam menyebut ia merebusnya dan memakannya dengan kecap, bawang putih, serta cabai. Ia menggambarkan rasanya manis dengan sedikit pahit khas sayuran liar, aromanya harum, dan meninggalkan rasa manis yang terasa di tenggorokan.

Sementara itu, Phan Thao (27), warga yang kini tinggal di Kota Ho Chi Minh, mengatakan video viral tentang tunas kaktus pir berduri membuatnya ingin mencoba. Namun, meski sudah menghubungi pembuat video atau mencari sumber pembelian, ia belum berhasil menemukannya. Ia menilai sayuran ini tampaknya lebih mudah didapat di wilayah utara dibanding selatan, termasuk karena ia tidak menemukannya di platform e-commerce. Phan Thao menyebut kemungkinan ia harus pergi ke Vietnam Barat Laut saat musimnya untuk bisa mencicipi langsung.

Tauge berduri—disebut juga tunas duri, kuncup duri, atau kuncup naga berduri—merupakan tunas muda dari tanaman duri liar yang tumbuh di pegunungan tinggi Vietnam utara. Sayuran musiman pada musim semi ini dikenal karena teksturnya yang renyah, aromanya yang harum, serta rasa sedikit pahit, dan disebut memiliki nilai gizi tinggi hingga kerap disamakan dengan “ginseng”.