Indonesia disebut memiliki tarif internet yang termasuk paling murah, baik di tingkat dunia maupun di kawasan ASEAN. Dalam konteks Asia Tenggara, Indonesia menempati urutan kedua untuk tarif internet termurah.
Namun, di balik biaya yang relatif rendah tersebut, kualitas layanan masih menjadi catatan. Kecepatan koneksi internet di Indonesia dinilai masih tergolong rendah, sehingga murahnya tarif tidak sepenuhnya berbanding lurus dengan pengalaman pengguna.
Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara aspek keterjangkauan dan performa layanan. Di satu sisi, tarif yang rendah dapat memperluas akses masyarakat terhadap internet, tetapi di sisi lain, peningkatan kualitas—terutama kecepatan koneksi—masih menjadi pekerjaan yang perlu dibenahi.