Smartfren meluncurkan kampanye #RamadanNyaman dengan menawarkan paket kuota internet khusus selama Ramadan. Melalui program ini, Smartfren menggandakan kapasitas data pada skema batas pemakaian wajar (Fair Usage Policy/FUP) untuk membantu pelanggan tetap lancar beraktivitas digital dari waktu sahur hingga berbuka.
Dalam kampanye ini, Smartfren menargetkan dua keluhan yang kerap muncul dari pengguna, yakni FUP yang cepat habis serta sisa kuota yang hangus di akhir masa berlaku paket. Perusahaan menyebut penyesuaian paket dilakukan dengan memberikan kapasitas dua kali lipat tanpa menaikkan harga secara signifikan.
Berikut rincian penawaran paket yang disampaikan Smartfren:
• Unlimited 3 Hari (FUP 4GB): dari sebelumnya 2GB kini menjadi 4GB, harga Rp 20.000.
• Unlimited 3 Hari (FUP 2GB): dari sebelumnya 1GB kini menjadi 2GB, harga Rp 15.000.
• Unlimited 14 Hari (FUP 2GB): kapasitas harian dari 1GB menjadi 2GB, harga mulai Rp 50.000.
• Double Kuota Reguler: paket data 1GB menjadi 2GB, harga Rp 6.000.
Group Head Marketing Segment Smartfren, Astiyanto Tri Muktiwibowo, mengatakan penawaran tersebut dirancang agar pelanggan dapat menikmati konten inspiratif dan bersilaturahmi tanpa khawatir soal kuota. “Kami ingin menghadirkan pengalaman internet yang lebih nyaman. Berbagai promo ini dirancang untuk memastikan pelanggan tetap terhubung tanpa rasa khawatir akan kehabisan batas pemakaian di tengah jalan,” ujar Astiyanto dalam keterangan resmi, Senin (23/2/2026).
Selain penyesuaian paket, Smartfren juga memperkenalkan fitur akumulasi kuota pada varian tertentu. Melalui fitur ini, sisa kuota di akhir periode paket tidak hangus secara otomatis, melainkan dapat diakumulasikan ke periode berikutnya. Smartfren menyatakan langkah tersebut ditujukan untuk memberi fleksibilitas dan membuat penggunaan internet lebih efisien secara finansial.
Untuk mengantisipasi potensi lonjakan trafik selama mudik dan Lebaran, Smartfren menyiagakan infrastruktur jaringan yang didukung teknologi kecerdasan buatan (AI). Jaringan yang disebut AI-Ready ini diklaim mampu mengidentifikasi lonjakan trafik secara real-time dan melakukan penyeimbangan ulang (re-balancing) otomatis agar kualitas layanan tetap stabil.
Smartfren juga menyiagakan Network Operations Center (NOC) dan Customer Experience & Service Operation Center (CESOC) selama 24 jam untuk memantau dinamika trafik di seluruh wilayah operasional di Indonesia.