Maskapai nasional Arab Saudi, Saudia Airlines, resmi menghadirkan layanan internet cepat gratis di seluruh armadanya. Layanan ini dihadirkan melalui kerja sama dengan Neo Space Group (NSG), perusahaan teknologi ruang angkasa milik Public Investment Fund (PIF).
Inisiatif tersebut menjadikan Saudia sebagai salah satu maskapai pertama di kawasan Timur Tengah yang menyediakan konektivitas broadband gratis bagi penumpang selama penerbangan.
Layanan internet ini didukung sistem Skywaves milik Neo Space Group yang terintegrasi dengan jaringan satelit multi-orbit SES Open Orbits. Teknologi tersebut dirancang untuk memberikan koneksi yang cepat dan stabil di berbagai rute penerbangan, terlepas dari lokasi maupun ketinggian pesawat.
Dengan memanfaatkan beberapa orbit satelit sekaligus, sistem ini ditujukan untuk menjaga kualitas jaringan agar tetap konsisten sepanjang perjalanan. Saudia menyebut kolaborasi dengan NSG sebagai langkah untuk meningkatkan pengalaman penumpang, khususnya pada layanan digital selama penerbangan.
Melalui internet gratis berkecepatan tinggi ini, penumpang dapat tetap terhubung, mengakses layanan digital, hingga bekerja secara daring selama berada di udara.
Peluncuran layanan tersebut juga disebut sebagai bagian dari transformasi besar yang tengah dilakukan Saudia, yang dinyatakan sebagai investasi terbesar dalam sejarah maskapai. Transformasi ini mencakup pembaruan kabin pesawat serta pengembangan layanan digital generasi terbaru untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.
Dalam pernyataan resmi yang dikutip dari Arabian Business pada Selasa (14/04), Saudia menyatakan bahwa integrasi teknologi internet berkecepatan tinggi gratis di dalam pesawat dilakukan untuk memodernisasi dan memperluas penawaran layanan, sekaligus menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih terhubung dan nyaman.
Kerja sama Saudia dan NSG juga diharapkan memperkuat posisi Arab Saudi dalam sektor penerbangan digital dan konektivitas satelit, serta mendukung pengembangan ekonomi ruang angkasa nasional sebagai bagian dari agenda Saudi Vision 2030.