DE-CIX Indonesia berpartisipasi dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Kalimantan Barat (Kalbar) 2026 yang berlangsung pada 17–19 April 2026 di Pontianak dan Singkawang. Kegiatan ini disebut menjadi momentum untuk menyusun arah dan langkah bersama bagi perkembangan industri internet di Kalimantan Barat.
Sebagai Rakerwil perdana, agenda ini tidak hanya menjadi forum evaluasi program kerja, tetapi juga titik awal penyatuan visi, penguatan koordinasi, serta pembangunan fondasi kolaborasi antar pelaku industri internet di Kalbar. Rangkaian kegiatan turut dikemas dengan agenda Halal Bi Halal dan networking untuk mempererat hubungan serta membuka ruang pertukaran ide dan kolaborasi.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pontianak Samsul Akbar menyambut baik pelaksanaan Rakerwil tersebut. Ia menilai kegiatan ini dapat menjadi wadah merumuskan langkah ke depan dalam penggunaan maupun percepatan pemanfaatan teknologi informasi di Pontianak.
“Pemerintah Kota Pontianak menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Rakerwil ini memiliki arti penting, tidak hanya sebagai forum konsolidasi, tetapi juga sebagai wadah untuk merumuskan langkah ke depan dalam mendukung percepatan pemanfaatan teknologi informasi di wilayah Pontianak,” kata Samsul, Selasa (21/4/2026).
Ketua Pengurus Wilayah APJII Kalbar Budi Hartono mengatakan, sejalan dengan dukungan pemerintah, Rakerwil perdana ini menjadi ruang untuk memperkuat peran organisasi dalam menjawab dinamika industri serta memastikan kontribusi yang lebih nyata bagi anggota dan masyarakat.
“Korwil ini menjadi momentum penting untuk menyatukan arah dan memperkuat peran APJII Kalimantan Barat dalam menjawab dinamika industri. Kami ingin memastikan APJII tidak hanya menjadi organisasi, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekosistem digital di daerah melalui kolaborasi dan kontribusi aktif seluruh anggota,” ujar Budi.
Melalui partisipasinya, DE-CIX Indonesia mendorong pemanfaatan Internet Exchange (IX) sebagai fondasi interkoneksi untuk meningkatkan efisiensi pertukaran trafik data, menurunkan latensi, serta memperkuat stabilitas jaringan. Direktur DE-CIX Indonesia Thomas Dragono menyebut kehadiran perusahaannya juga menjadi ruang berbagi wawasan mengenai pentingnya direct peering untuk meningkatkan performa jaringan, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih erat antar anggota.
“Usia satu tahun adalah awal dari sebuah perjalanan panjang. Saya optimis, dengan semangat yang saya lihat hari ini, APJII Kalimantan Barat dapat menjadi penggerak utama transformasi digital di wilayah ini. DE-CIX Indonesia siap membantu mengaselerasi transformasi digital dan berkolaborasi dengan seluruh anggota APJII di Pengwil Kalimantan Barat,” kata Thomas.
Dalam kegiatan tersebut, Kalimantan Barat juga disebut memiliki peran penting dalam konektivitas regional, khususnya sebagai wilayah perbatasan yang dinilai menyimpan potensi besar dalam distribusi trafik internet. Karena itu, penyelenggaraan Rakerwil perdana dipandang sebagai momen untuk memastikan arah pengembangan ekosistem digital yang lebih terhubung, relevan, dan berkelanjutan.