Mamuju — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Program Sulbar Digital memperluas akses internet di wilayah pedesaan guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, terutama pada sektor pemerintahan desa dan layanan kesehatan.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfo) Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, mengatakan program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam pemerataan akses informasi hingga ke seluruh desa. Hal itu ia sampaikan saat melakukan inspeksi lapangan pada lokasi penerima bantuan internet Program Sulbar Digital di Kabupaten Pasangkayu, Minggu.
Menurut Ridwan, inspeksi lapangan dilakukan untuk memastikan perangkat yang dipasang serta kualitas layanan internet dapat berfungsi optimal dan benar-benar mendukung layanan publik di desa. Ia juga menyampaikan apresiasi atas pemanfaatan bantuan yang dinilai maksimal oleh pemerintah desa dan masyarakat.
Namun, Ridwan menekankan pentingnya keberlanjutan program, khususnya terkait pembayaran langganan internet, agar infrastruktur yang telah terpasang dapat terus dimanfaatkan dalam jangka panjang. Ia meminta para kepala desa memastikan bantuan tidak berhenti pada tahap pemasangan dan stimulan.
“Ke depan, perlu ada komitmen untuk melanjutkan pembayaran langganan. Dengan begitu, infrastruktur ini tetap hidup dan manfaatnya bisa dirasakan terus-menerus oleh warga,” kata Ridwan.
Ridwan menjelaskan peninjauan tersebut merupakan bagian dari kegiatan monitoring dan evaluasi Dinas Kominfo Sulbar terhadap program strategis di bidang komunikasi dan informatika, terutama dalam upaya pemerataan akses digital hingga ke pelosok desa.
Sementara itu, Kepala Desa Sarasa, Kabupaten Pasangkayu, Fadlan, menyatakan perangkat dan jaringan internet yang dipasang berfungsi dengan baik serta sinyal dapat diakses secara maksimal. Ia menyebut internet dari Program Sulbar Digital telah dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari administrasi desa hingga akses informasi bagi warga.
Fadlan menambahkan, kehadiran internet mendorong peningkatan aktivitas digital di desanya, termasuk untuk menunjang pelayanan publik dan komunikasi warga. Pemerintah Desa Sarasa, kata dia, siap melanjutkan pembiayaan langganan internet secara mandiri melalui anggaran desa.
Selain memastikan pembiayaan berkelanjutan, Pemdes Sarasa juga berencana memperluas jangkauan jaringan hingga ke permukiman warga yang selama ini masih mengalami kendala akses internet dari jaringan seluler. “Kami akan pastikan pembiayaan berkelanjutan. Tidak hanya itu, kami juga akan mengupayakan perluasan jangkauan agar warga di dusun-dusun yang sulit sinyal juga bisa menikmati akses internet yang sama,” ujar Fadlan.