Samsung Electronics mengumumkan hasil uji coba terbaru teknologi jaringan 6G yang mencatat kecepatan unduh (downlink) hingga 3 Gbps. Pengujian ini menggunakan stasiun pangkalan ultra-padat dengan 256 port antena digital.
Pengumuman bersama tersebut dirilis pada 20 Februari 2026 dan melibatkan kolaborasi Samsung Electronics, KT Corporation, serta Keysight Technologies. Pengujian dilakukan di luar ruangan di kampus R&D Samsung di Seoul, dengan prototipe stasiun pangkalan 6G berbasis teknologi eXtreme MIMO (X-MIMO) pada spektrum pita 7 GHz.
Dalam uji coba itu, satu perangkat uji menerima kecepatan puncak hingga 3 Gbps. Angka tersebut disebut melampaui pengalaman rata-rata pengguna 5G saat ini yang dalam penggunaan sehari-hari umumnya jarang mencapai 1 Gbps.
Fokus pengujian berada pada spektrum 7 GHz yang kini dipertimbangkan sebagai salah satu kandidat untuk 6G. Pita ini dinilai menawarkan bandwidth lebih besar dibandingkan frekuensi sub-6 GHz pada 5G, sekaligus memiliki jangkauan yang lebih stabil dibandingkan gelombang milimeter (mmWave).
Teknologi utama yang digunakan adalah X-MIMO, yang disebut sebagai evolusi dari Massive MIMO pada 5G. Prototipe yang diuji memiliki jumlah elemen antena empat kali lebih banyak dibandingkan stasiun pangkalan 5G konvensional, tanpa peningkatan ukuran fisik yang signifikan.
Selama pengujian, sistem 256 port tersebut mampu mengirimkan delapan aliran data paralel secara bersamaan. Pendekatan ini ditujukan untuk meningkatkan throughput sekaligus menjaga jangkauan tetap optimal.
Spektrum pita tengah seperti 7 GHz kerap dipandang sebagai titik tengah yang potensial untuk 6G karena dapat membawa data lebih besar dibanding pita 3,5 GHz pada 5G, namun tidak memiliki keterbatasan jangkauan seketat mmWave. Karakteristik tersebut juga dinilai relevan untuk penerapan jaringan di kawasan perkotaan padat.
Meski demikian, standar resmi 6G disebut belum final. Pengembangan spesifikasi global masih akan berlangsung beberapa tahun ke depan. Uji coba luar ruangan seperti ini dipandang sebagai langkah awal untuk memperoleh data teknis yang dapat menjadi masukan bagi rancangan infrastruktur 6G di masa mendatang.