Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat membuka pendaftaran program mudik gratis Lebaran 2026. Dalam program ini, tersedia 3.040 tiket bus yang dapat dipesan secara digital melalui aplikasi Sapawarga.
Pendaftaran mudik gratis dibuka sejak 11 Februari 2026 dan berlangsung hingga 12 Maret 2026. Dishub Jabar menyebut sistem pendaftaran berbasis aplikasi ditujukan agar layanan lebih mudah diakses, transparan, dan terencana.
Kepala Dishub Jawa Barat Dhani Gumelar mengatakan integrasi pendaftaran melalui Sapawarga merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang modern dan responsif. Program ini terbuka bagi warga yang berasal dari Jawa Barat maupun yang tinggal di Jawa Barat, dengan persyaratan tertentu.
Untuk mengikuti program tersebut, calon peserta diminta mengunduh aplikasi Sapawarga di ponsel. Setelah itu, peserta mengisi data diri, termasuk Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga, lalu memilih rute keberangkatan yang tersedia. Aktivasi tiket untuk menentukan tanggal keberangkatan dapat dilakukan pada periode 1 hingga 12 Maret 2026.
Dalam pelaksanaannya, Pemprov Jabar bekerja sama dengan Jasa Raharja menyiapkan 74 unit bus dari sejumlah operator, di antaranya Damri, Sugeng Rahayu, dan Primajasa. Keberangkatan mudik gratis direncanakan berlangsung pada 13, 14, dan 15 Maret 2026 dari beberapa titik, seperti Terminal Leuwipanjang Bandung, Terminal Cikarang, serta Kota Bekasi.
Program Mudik Gratis Dishub Jabar 2026 mencakup 15 rute, baik dalam provinsi maupun antarprovinsi. Sejumlah tujuan yang disediakan antara lain Yogyakarta, Solo, Semarang, Tasikmalaya, dan Sukabumi.
Beberapa rute dengan kuota besar di antaranya Bandung–Sukabumi sebanyak 400 tiket, Yogyakarta–Bandung 360 tiket, Bandung–Yogyakarta 320 tiket, Bandung–Solo 320 tiket, Bogor Cileungsi–Bandung 320 tiket, serta Cikarang–Tasikmalaya 320 tiket.
Terkait keselamatan, Dhani menyampaikan seluruh bus akan melalui pemeriksaan teknis atau ramp check sebelum diberangkatkan. Selain itu, pengemudi dan kru dipastikan dalam kondisi sehat dan siap melayani penumpang.
Pemerintah mengimbau masyarakat segera memanfaatkan program ini karena kuota terbatas. Program mudik gratis juga diharapkan dapat menekan jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor, yang dinilai memiliki risiko kecelakaan lebih tinggi saat arus mudik Lebaran.