Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) mempercepat pemerataan akses internet hingga ke pelosok desa. Gubernur Sumsel Herman Deru menyatakan langkah ini ditujukan untuk menutup kesenjangan digital sekaligus mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar dapat naik kelas.
Deru menegaskan akses informasi kini telah menjadi kebutuhan dasar yang semestinya dirasakan seluruh masyarakat, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan. “Kita tidak ingin ada lagi kesenjangan informasi antara masyarakat kota dan masyarakat desa,” ujarnya pada Kamis (9/4/2026).
Menurutnya, percepatan tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur teknologi, tetapi juga diarahkan untuk membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa. Dengan koneksi internet yang memadai, pelaku UMKM diharapkan dapat memperluas pasar melalui kanal digital.
Deru menilai transformasi digital merupakan peluang besar yang perlu dimanfaatkan secara merata. Tanpa dukungan akses internet yang layak, masyarakat desa berisiko tertinggal dalam persaingan ekonomi yang kian berbasis teknologi. “Ini bukan hanya soal koneksi, tapi soal keadilan akses ekonomi bagi seluruh warga,” tegasnya.
Untuk mengejar target tersebut, Deru menginstruksikan dinas terkait mempercepat pembangunan infrastruktur jaringan, termasuk pembangunan menara BTS (Base Transceiver Station). Pemprov Sumsel juga menyatakan akan melakukan pemantauan langsung ke lapangan agar pembangunan berjalan sesuai target.
Dalam satu kuartal ke depan, Pemprov Sumsel menargetkan seluruh desa dapat menikmati akses internet yang layak.