BERITA TERKINI
Pemprov Jabar Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, Sediakan 3.040 Tiket dan Pendaftaran via Sapawarga

Pemprov Jabar Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, Sediakan 3.040 Tiket dan Pendaftaran via Sapawarga

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) melalui Dinas Perhubungan kembali menggelar program Mudik Gratis untuk Lebaran 2026. Program ini ditujukan bagi warga Jawa Barat yang ingin pulang kampung dengan layanan transportasi yang aman, tertib, dan terencana.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, menyampaikan bahwa pelaksanaan mudik gratis dijadwalkan berlangsung pada 13–15 Maret 2026. Titik keberangkatan disiapkan dari Terminal Leuwi Panjang, Terminal Cikarang, dan Bekasi.

Pemprov Jabar bekerja sama dengan Jasa Raharja serta sejumlah perusahaan otobus (PO) menyiapkan kuota 3.040 tiket. Armada yang disediakan berjumlah 74 unit bus, dengan melibatkan PO Sugeng Rahayu, PO Damri, PO Sinar Jaya, PO Primajasa, dan PO MGI.

Sejumlah rute mudik gratis yang dibuka pada program ini antara lain Bandung–Yogyakarta (320 tiket), Bandung–Solo (320 tiket), Yogyakarta–Bandung (360 tiket), Bandung–Ciledug (120 tiket), Bekasi–Purbalingga (80 tiket), Bekasi–Bandung (120 tiket), Bekasi (Terminal Cikarang)–Tasikmalaya (320 tiket), Bandung–Sukabumi (400 tiket), Bogor (Cileungsi)–Bandung (320 tiket), dan Bogor–Pelabuhan Ratu (200 tiket).

Selain itu, tersedia pula rute Bandung–Yogyakarta (48 tiket), Bandung–Wonogiri (192 tiket), Bandung–Solo (144 tiket), Bandung–Semarang (48 tiket), serta Bandung–Sragen (48 tiket).

Untuk pendaftaran, Dishub Jabar bersama Dinas Komunikasi dan Informatika Jabar mengembangkan sistem pendaftaran yang dapat diakses melalui aplikasi Sapawarga. Pendaftaran dibuka pada 11 Februari hingga 12 Maret 2026.

Saat mendaftar, calon pemudik diminta mengisi data diri meliputi nama, nomor induk kependudukan (NIK), alamat, nomor Kartu Keluarga, tanggal lahir, dan rute keberangkatan. Adapun pemilihan tanggal keberangkatan dilakukan saat aktivasi tiket pada 1–12 Maret 2026.

Dhani menegaskan program ini terbuka bagi warga yang berasal dari dan tinggal di Jawa Barat, dengan mengikuti persyaratan yang ditentukan. Pemprov Jabar juga memastikan armada yang digunakan memenuhi standar keselamatan melalui pemeriksaan teknis (ramp check) sebelum keberangkatan. Pengemudi dan kru turut dipastikan dalam kondisi sehat dan siap melayani penumpang selama perjalanan.