BERITA TERKINI
Pemkot Tangerang Selatan Operasikan 5.000 Titik Internet Gratis di Ruang Publik dan Fasilitas Ibadah

Pemkot Tangerang Selatan Operasikan 5.000 Titik Internet Gratis di Ruang Publik dan Fasilitas Ibadah

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi mengoperasikan 5.000 titik internet gratis yang tersebar di berbagai ruang publik dan fasilitas ibadah. Program ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang kian bergantung pada ekosistem digital sekaligus mempersempit kesenjangan akses informasi.

Kepala Diskominfo Kota Tangerang Selatan, Tubagus Asep Nurdin, mengatakan program tersebut bukan hanya penyediaan infrastruktur jaringan, melainkan bagian dari transformasi pelayanan publik yang inklusif. Ia menilai internet kini telah bergeser menjadi kebutuhan dasar masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan.

“Kami memahami bahwa internet hari ini sudah menjadi kebutuhan dasar. Dengan 5.000 titik internet gratis ini, kami ingin memastikan setiap warga Tangsel tanpa terkecuali memiliki akses yang sama terhadap informasi, pendidikan, peluang usaha, dan layanan pemerintah,” ujar Asep, Rabu, 25 Februari 2026.

Layanan internet gratis itu menjangkau sejumlah lokasi yang dinilai krusial, mulai dari taman warga, balai warga, masjid, gereja, taman kota, hingga lapangan olahraga. Asep menambahkan, kehadiran internet di fasilitas ibadah menjadi simbol bahwa transformasi digital perlu berjalan berdampingan dengan nilai kebersamaan di masyarakat.

“Digitalisasi bukan hanya soal teknologi, tetapi tentang bagaimana pemerintah hadir memudahkan dan memberdayakan warganya,” kata Asep.

Dari sisi teknis, Diskominfo Tangsel menyatakan kualitas koneksi dijaga tetap stabil melalui sistem pemantauan terpusat. Pemantauan ini dilakukan untuk menjamin keamanan akses dan mencegah penyalahgunaan jaringan publik.

Program perluasan konektivitas tersebut disebut sebagai salah satu pilar dalam strategi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Tangerang Selatan. Selain penyediaan Wi-Fi publik, Pemkot Tangsel juga mendorong integrasi layanan melalui pengembangan pusat data (data center), optimalisasi command center, serta integrasi aplikasi antar-perangkat daerah.

Asep menyebut keberadaan 5.000 titik internet gratis ini mempertegas posisi Tangerang Selatan sebagai kota yang adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital. Pemerintah daerah berharap infrastruktur tersebut dapat meningkatkan daya saing warga di tengah persaingan global yang semakin terkoneksi.

Manfaat program ini turut dirasakan warga. Rina (17), pelajar SMA di kawasan Pamulang, mengaku fasilitas Wi-Fi gratis membantu aktivitas belajarnya. “Sekarang saya sering belajar dan mengerjakan tugas di taman dekat rumah karena ada Wi-Fi gratis. Sangat membantu, apalagi kalau kuota di rumah habis,” tuturnya.

Dampak serupa juga dirasakan pelaku usaha. Ahmad (34), pelaku UMKM kuliner di kawasan Ciputat, mengatakan akses internet gratis membuatnya lebih leluasa melakukan pemasaran digital. “Saya bisa langsung upload produk dan promo ke media sosial tanpa khawatir kuota. Penjualan jadi lebih lancar. Ini sangat membantu kami yang usaha kecil,” ujarnya.