Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud memastikan layanan jaringan telekomunikasi dan internet di wilayahnya tetap berjalan normal meski ada pekerjaan perbaikan infrastruktur kabel bawah laut pada link Tahuna–Melonguane.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Kepulauan Talaud, Sthela F Bentian, saat dihubungi Jumat (17/4/2026), menyatakan gangguan pada jalur kabel laut tersebut tidak memutus akses komunikasi di Kepulauan Talaud. Menurutnya, skema jaringan serat optik di wilayah itu menggunakan sistem ring atau jalur melingkar.
Ia menjelaskan jaringan telekomunikasi kabel laut di Talaud memanfaatkan jalur papal ring lingkar tengah dari Halmahera–Morotai–Melonguane. Dengan skema itu, meskipun jalur menuju Tahuna–Siau sedang dalam perbaikan, pasokan bandwidth ke Melonguane disebut tetap aman.
Berdasarkan data teknis yang diterima dari BAKTI Komdigi, dua wilayah yang terdampak perbaikan tersebut adalah Kabupaten Kepulauan Sitaro (Ondong Siau) dan Kabupaten Kepulauan Sangihe (Tahuna). Kedua wilayah itu terdampak karena selama ini mengambil pasokan jaringan yang diteruskan dari Melonguane.
Dengan terputusnya jalur tersebut, distribusi data ke arah Siau dan Tahuna mengalami kendala, sementara titik pusat di Melonguane tetap berfungsi normal.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud mengimbau masyarakat tetap tenang dan bijak dalam menerima informasi. Pemda juga menyatakan terus memantau stabilitas layanan publik, termasuk sektor digital, serta memastikan aktivitas perkantoran, pelayanan publik, dan kegiatan ekonomi masyarakat yang bergantung pada internet di Talaud tetap berjalan sebagaimana mestinya.