BERITA TERKINI
Pemkab Pasaman Barat Kembangkan Aplikasi Smart Gorv untuk Optimalkan Pendapatan Asli Daerah

Pemkab Pasaman Barat Kembangkan Aplikasi Smart Gorv untuk Optimalkan Pendapatan Asli Daerah

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat, Sumatera Barat, melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mengembangkan aplikasi digital bernama smart gorv sebagai upaya mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD). Aplikasi ini diarahkan untuk memperluas keterbukaan informasi pajak dan memudahkan layanan pajak daerah bagi masyarakat.

Pelaksana tugas Kepala Bapenda Pasaman Barat, M Bona Fatwa, mengatakan pengembangan smart gorv bertujuan mendekatkan layanan pajak kepada wajib pajak sehingga dapat diakses melalui telepon genggam. Menurutnya, aplikasi tersebut juga mendukung keterbukaan informasi pajak bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, penggunaan aplikasi ini memungkinkan pemerintah daerah memantau data secara real-time. Hal itu dinilai dapat meningkatkan efisiensi administrasi, sekaligus membantu optimalisasi PAD. Selain itu, aplikasi juga diharapkan memudahkan petugas pajak dalam pendataan dan survei di lapangan, serta pemantauan administrasi secara daring.

“Melalui aplikasi ini diharapkan mempercepat perhitungan pajak, registrasi objek pajak, dan pemantauan pembayaran secara real-time. Pengelolaan pajak terpadu akan mudah dipantau,” kata Bona Fatwa.

Pemkab Pasaman Barat juga mengupayakan pemutakhiran dan perbaikan data wajib pajak, termasuk pemetaan sesuai kebutuhan masyarakat berdasarkan jenis objek pajak. Langkah ini ditujukan agar data yang terkumpul lebih baik dan dapat digunakan untuk memetakan potensi setiap wilayah berdasarkan jenis pajaknya.

Untuk tahun 2026, Pemkab Pasaman Barat menargetkan PAD sebesar Rp161,64 miliar. Bona Fatwa menyebutkan, sosialisasi dan komunikasi dengan wajib pajak akan ditingkatkan agar capaian pendapatan dapat terealisasi hingga akhir tahun. Selain itu, pemerintah daerah juga memaksimalkan tenaga pungut pendapatan mulai dari tingkat kabupaten hingga nagari.

Sebagai perbandingan, capaian PAD Pasaman Barat pada 2025 tercatat sebesar Rp146.574.690.705,49.