Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka akan mulai melakukan penataan ulang jaringan kabel internet dan utilitas yang dinilai semakin semrawut di hampir seluruh wilayah Majalengka, terutama kawasan perkotaan. Langkah ini ditempuh untuk menata lingkungan sekaligus mengurangi potensi bahaya bagi warga.
Di sejumlah titik, ribuan kabel terpasang berdampingan dengan kabel listrik, bahkan berada pada jalur yang sama dengan kabel milik PT Telkom maupun layanan lainnya. Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan membedakan kabel jaringan listrik, kabel TV kabel, dan kabel telekomunikasi.
Bupati Majalengka Eman Suherman, didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Majalengka Irwan, menyampaikan penataan ini akan dikemas melalui inovasi bernama SAJUTA (Saluran Jaringan Utilitas Terpadu Kota). “Inovasi ini kami beri nama SAJUTA, yakni Saluran Jaringan Utilitas Terpadu Kota. Ini menjadi salah satu langkah konkret untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertata, aman, dan nyaman,” kata Eman pada Kamis (2/4/2026).
Diskominfo Majalengka juga telah menggelar pertemuan bersama para penyedia layanan internet untuk menyamakan persepsi terkait penataan kabel di lapangan. Irwan menyebut rapat dilakukan untuk membahas penataan kabel dari berbagai penyedia, baik di jalan-jalan utama maupun gang-gang. “Pemasangan kabel nantinya harus lebih rapi dan indah dipandang mata,” ujarnya.
Irwan menambahkan, jumlah penyedia layanan internet di Majalengka terus meningkat seiring perkembangan digitalisasi. Namun, pertumbuhan tersebut berdampak pada semakin banyaknya kabel yang terpasang tanpa penataan yang baik.
Selain dinilai mengganggu estetika, kabel yang tidak tertata juga disebut berpotensi membahayakan masyarakat. Pemkab menyoroti insiden di wilayah Kasokandel, ketika seorang warga mengalami kecelakaan akibat kabel yang roboh ke jalan. Peristiwa tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah.
“Ini adalah contoh nyata risiko yang bisa terjadi jika kabel tidak ditata dengan baik. Dengan penataan ulang jaringan kabel, kami berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang,” ujar Eman, seraya menyebut dirinya menerima laporan melalui media sosial.
Sejumlah warga menyambut baik rencana penataan itu. Asep (34), warga Majalengka Wetan, mengatakan kabel-kabel yang semrawut sudah lama terlihat, terutama di gang kecil. Menurut dia, ada kabel yang posisinya rendah hingga hampir mengenai kepala. “Kalau ditata rapi tentu lebih aman dan enak dilihat,” ujarnya.
Warga lain, Trisma, berharap penataan dapat segera direalisasikan secara menyeluruh. Ia mencontohkan di depan rumahnya terdapat beberapa kabel yang melintas di atas pohon mangga, dan sebagian kabel yang terputus kerap dibiarkan menjuntai. “Ada beberapa tiang terpasang, kabelnya membentang ke sejumlah titik, kadang ada yang putus dan lama dibiarkan menjuntai,” katanya.