BERITA TERKINI
Pemkab Barito Selatan Terapkan Aplikasi Cloud untuk Digitalisasi Pengelolaan Siltap Perangkat Desa

Pemkab Barito Selatan Terapkan Aplikasi Cloud untuk Digitalisasi Pengelolaan Siltap Perangkat Desa

Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) mendorong digitalisasi pengelolaan penghasilan tetap (Siltap) perangkat desa dengan menerapkan aplikasi berbasis cloud.

Upaya tersebut disosialisasikan sekaligus dievaluasi melalui kegiatan layanan aplikasi cloud Sistem Penghasilan Tetap (Siltap) perangkat desa yang digelar di aula Dinas PMD Barsel, Selasa (28/4). Kegiatan ini diikuti tim verifikasi kecamatan, perangkat desa, operator sistem, serta kepala urusan (KAUR) keuangan desa se-Barsel.

Kepala Dinas PMD Barsel Akhmad Akmal Husaen menyatakan, penerapan aplikasi berbasis cloud ditujukan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa. Menurutnya, langkah ini menjadi bagian dari strategi digitalisasi tata kelola pemerintahan desa.

“Melalui sistem tersebut, proses penggajian aparatur desa dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan terintegrasi,” kata Akhmad Akmal Husaen.

Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi informasi melalui aplikasi cloud Siltap diharapkan dapat meminimalisir kesalahan administrasi serta meningkatkan efisiensi pelayanan keuangan desa, sehingga pengelolaan keuangan desa menjadi lebih baik. “Tahun ini dimulai dari Siltap agar lebih efisien dan efektif dalam pengelolaannya melalui aplikasi atau digital,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa dan Kelembagaan, Sahala Junjungan Sitorus, menjelaskan sistem aplikasi ini mencakup pengelolaan Siltap dan tunjangan perangkat desa. Selain sosialisasi penggunaan fitur-fitur aplikasi, kegiatan tersebut juga menjadi forum evaluasi terhadap pelaksanaan sistem yang telah berjalan.

Menurut Sahala, ke depan pengajuan maupun penyaluran Siltap dan tunjangan tidak perlu lagi dilakukan dengan datang ke kantor, melainkan cukup melalui aplikasi. “Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh desa dapat semakin siap, sehingga pengelolaan keuangan desa menjadi lebih transparan, akuntabel, dan profesional,” tuturnya.