Netflix merilis drama Korea terbaru berjudul If Wishes Could Kill pada 24 April 2026. Serial bergenre horor supernatural ini mengusung premis tentang sebuah aplikasi yang dapat mengabulkan keinginan, namun menuntut harga yang mengerikan: nyawa.
Kisahnya berpusat di Seorin High School, sebuah sekolah elit tempat lima siswa tanpa sengaja menemukan aplikasi misterius bernama Girigo. Cara kerjanya disebut sederhana—pengguna cukup mengunggah video berisi keinginan mereka, lalu keinginan itu akan terwujud dalam waktu singkat. Namun, setiap pengabulan keinginan diikuti konsekuensi fatal berupa prediksi kematian mendadak.
Pada awalnya, para siswa memandang Girigo sebagai peluang untuk mengubah hidup. Situasi berubah ketika kejadian tragis mulai menimpa para pengguna satu per satu. Dari titik itu, mereka menyadari Girigo bukan sekadar teknologi, melainkan sesuatu yang bersifat supranatural. Dalam kondisi terdesak, kelimanya berupaya menelusuri asal-usul aplikasi tersebut dan menghentikan rangkaian kematian yang terus berlanjut.
If Wishes Could Kill memadukan horor, misteri, dan drama remaja. Ancaman utama tidak datang dari teror klasik, melainkan dari sesuatu yang akrab dalam keseharian: aplikasi di ponsel. Konsep ini membuat cerita terasa dekat dengan penonton, terutama generasi muda yang lekat dengan teknologi digital.
Serial ini disutradarai Park Youn-seo dan ditulis Park Joong-seop. Sejumlah aktor muda yang terlibat antara lain Jeon So-young, Kang Mi-na, Baek Sun-ho, Hyun Woo-seok, dan Lee Hyo-je. Total ada delapan episode dengan durasi sekitar 36 hingga 52 menit per episode, dan telah tayang secara global di Netflix sejak 24 April 2026.
Selain menghadirkan ketegangan, drama ini juga memuat kritik sosial terkait budaya instan di era digital. Aplikasi Girigo digambarkan sebagai simbol keinginan meraih hasil tanpa proses panjang. Cerita turut menyoroti tekanan yang dihadapi remaja, mulai dari tuntutan akademik hingga kebutuhan untuk diakui dalam pergaulan, yang kemudian memperkuat konflik dan nuansa bertahan hidup di setiap episode.
Sejumlah fakta terkait produksi juga disorot. Sebelum resmi dirilis, drama ini disebut pernah dikenal dengan judul Wish Your Death. Nama aplikasi “Girigo” disebut memiliki nuansa simbolik yang berkaitan dengan kematian. Serial ini juga disebut menjadi bagian dari tren K-drama yang menggabungkan horor psikologis dengan isu sosial.
Melalui premis “keinginan yang tidak pernah benar-benar gratis”, If Wishes Could Kill mengajak penonton mempertanyakan batas pengorbanan demi memenuhi ambisi, serta konsekuensi yang dapat muncul dari pilihan yang terlihat mudah.