BERITA TERKINI
Lima Rekomendasi Aplikasi Tanda Tangan Elektronik untuk Kebutuhan Dokumen Digital

Lima Rekomendasi Aplikasi Tanda Tangan Elektronik untuk Kebutuhan Dokumen Digital

Transformasi digital yang kian masif membuat berbagai dokumen dan transaksi beralih ke format elektronik. Dalam ekosistem ini, tanda tangan elektronik (e-signature) menjadi elemen penting untuk memastikan proses persetujuan berlangsung cepat, efisien, serta tetap memiliki kekuatan hukum.

VP Marketing Privy, Ratu Rima Novia Rahma, menyatakan bahwa di tengah percepatan digitalisasi, solusi administratif yang praktis dan berkekuatan hukum menjadi kebutuhan bagi individu maupun institusi. Ia mengatakan Privy berupaya menjawab kebutuhan tersebut melalui ekosistem digital terintegrasi, mulai dari verifikasi identitas, tanda tangan elektronik tersertifikasi, hingga e-Meterai dalam satu platform.

Berikut lima rekomendasi aplikasi tanda tangan elektronik yang banyak digunakan saat ini, beserta ringkasan fitur, harga, dan aspek keamanannya.

1. Privy
Privy merupakan Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) berlisensi resmi dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI. Layanan ini disebut telah digunakan oleh lebih dari 71 juta pengguna individu terverifikasi dan 200.000 organisasi di Indonesia. Privy juga mengklaim memberikan jaminan keaslian dokumen digital melalui Certificate Warranty hingga Rp 1 miliar.

Layanan yang ditawarkan mencakup verifikasi identitas online, audit trail aktivitas dokumen, single sign-on, hingga integrasi API dan Microsoft Office 365. Privy juga menjadi distributor resmi e-Meterai Peruri dengan harga Rp 11.998 per keping tanpa minimum pembelian. Untuk biaya, tersedia Personal Plan (gratis, Rp 54.000/bulan, atau Rp 395.000/tahun untuk tanda tangan tanpa batas) serta Enterprise Plan untuk perusahaan Rp 175.000/bulan. Dari sisi keamanan, Privy tercatat memiliki sertifikasi Komdigi, ISO 27001, ISO 27701, serta iBeta Level 1 & 2 (Liveness Detection).

2. DocuSign
DocuSign dikenal sebagai platform global yang banyak digunakan perusahaan multinasional untuk pengelolaan kontrak bisnis dan alur kerja dokumen berskala besar. Fitur utamanya meliputi tanda tangan elektronik untuk kontrak, template dokumen siap pakai, dan integrasi dengan berbagai aplikasi bisnis.

Harga layanan ini mulai dari Personal Plan sekitar USD 12 per bulan hingga Business Pro USD 54 per bulan. Dari sisi keamanan, DocuSign mengusung standar ISO 27001, enkripsi data, serta kepatuhan pada ESIGN Act (Amerika Serikat) dan eIDAS (Uni Eropa). Namun, karena merupakan platform global, layanan ini disebut belum tersertifikasi sebagai PSrE oleh Komdigi RI sehingga aspek legalitasnya perlu disesuaikan dengan ketentuan hukum di Indonesia.

3. Adobe Acrobat Sign
Adobe Acrobat Sign terintegrasi dengan ekosistem Adobe Acrobat dan Document Cloud, sehingga dinilai cocok bagi pengguna yang terbiasa dengan dokumen PDF. Layanan ini menyediakan fitur tanda tangan untuk PDF, pembuatan formulir digital, pengaturan alur persetujuan, serta integrasi dengan layanan Microsoft dan Google.

Biaya berlangganan dimulai dari Acrobat Standard USD 14,99 per bulan hingga Acrobat Studio USD 24,99 per bulan. Untuk keamanan, Adobe Acrobat Sign menawarkan enkripsi, audit trail, dan dukungan Adobe Approved Trust List (AATL). Seperti DocuSign, layanan ini juga disebut belum terdaftar sebagai PSrE resmi di Indonesia.

4. VIDA
VIDA merupakan penyedia identitas digital lokal yang telah tersertifikasi resmi oleh Komdigi RI. Fitur yang ditawarkan meliputi verifikasi identitas biometrik, tanda tangan elektronik, serta integrasi API untuk kebutuhan layanan digital perusahaan.

VIDA menyediakan versi gratis untuk individu dengan batas maksimal 10 tanda tangan per bulan, serta paket Enterprise Rp 175.000 per bulan. Dari sisi keamanan, VIDA mengantongi sertifikat PSrE Komdigi, autentikasi biometrik, ISO 27001, dan standar internasional iBeta Level 1 & 2.

5. PandaDoc
PandaDoc kerap digunakan tim bisnis dan penjualan karena menggabungkan fitur otomatisasi dokumen dengan tanda tangan digital. Layanan unggulannya mencakup document-builder untuk menyusun proposal dan kontrak, workflow otomatis, serta integrasi dengan platform CRM seperti HubSpot dan Salesforce.

PandaDoc menawarkan Free Plan, Starter Plan USD 19 per bulan, hingga Business Plan USD 49 per bulan. Dari sisi keamanan, platform ini menggunakan sertifikat digital, audit trail, serta kepatuhan pada ESIGN Act dan regulasi privasi GDPR. Sebagai layanan asing, PandaDoc disebut bukan penyedia PSrE dari Komdigi, sehingga pengguna di Indonesia perlu mempertimbangkan aspek legalitasnya.