BERITA TERKINI
Lima Aplikasi Saham untuk Pemula di Tengah Volatilitas Pasar

Lima Aplikasi Saham untuk Pemula di Tengah Volatilitas Pasar

Gejolak geopolitik global disebut turut menekan komoditas dan memicu volatilitas di pasar negara berkembang. Namun, sejumlah analis menilai kondisi ini justru dapat menjadi momen strategis untuk akumulasi aset, terutama ketika peran investor domestik kian dominan di pasar modal Indonesia.

Data menunjukkan jumlah Single Investor Identification (SID) mencapai 20,32 juta atau naik 37%. Kenaikan ini dinilai membantu mengurangi ketergantungan pasar pada arus dana asing. Ketika investor asing melakukan aksi jual, investor domestik disebut menyerapnya dengan nilai transaksi harian yang tetap solid, tercermin dari transaksi harian Rp20,66 triliun pada Maret 2026. Dengan dukungan fundamental yang dinilai kokoh, IHSG diproyeksikan berpotensi menguat hingga 10% sepanjang tahun ini.

Dari sisi makroekonomi, pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal I 2026 tercatat 5,05%. Angka ini berada di atas estimasi IMF (5,1%), namun masih di bawah target pemerintah yang berada pada rentang 5,5%–6% dan didorong belanja ekspansif. Realisasi belanja pada kuartal I mencapai Rp809 triliun, dengan salah satu porsi terbesar berasal dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) senilai Rp268 triliun. Program MBG yang dikelola BGN dan dipimpin Kepala Dadan Hindayana disebut telah menyuntikkan Rp60 triliun ke ekonomi akar rumput melalui 27.000 Satuan Pelayanan Makan Bergizi (SPPG), yang dinilai memberi efek berganda bagi emiten konsumer dan perbankan mikro.

Selain itu, kehadiran Danantara sebagai sovereign wealth fund juga disebut menjadi faktor yang menjamin likuiditas pasar modal. CIO Pandu Sjahrir disebut akan memanfaatkan dividen BUMN (proyeksi lebih dari Rp140 triliun) untuk memperkuat struktur pasar. Dengan dukungan Rosan Roeslani dan Pandu Sjahrir, Danantara diposisikan sebagai backstop investasi untuk meminimalkan risiko sistemik.

Di tengah dinamika tersebut, kebutuhan investor pemula terhadap platform investasi yang cepat, aman, hemat biaya, dan kaya fitur menjadi relevan. Berikut lima aplikasi saham yang disebut dapat menjadi pilihan bagi pemula, beserta fitur utama dan catatan risikonya.

1. Pluang
Pluang menawarkan ekosistem multi-aset dengan lebih dari 12 juta pengguna. Dalam satu aplikasi, pengguna dapat mengakses lebih dari 2.000 produk investasi, mulai dari crypto, saham Indonesia (IDX), saham dan ETF Amerika, logam mulia (emas, silver, tembaga), reksa dana, hingga produk derivatif seperti crypto perps dan options saham AS. Pluang disebut berizin dan diawasi Bappebti, OJK, dan BI.

Fitur & keunggulan: akses ke 950+ saham Indonesia dalam ekosistem yang terintegrasi dengan portofolio saham AS, crypto, emas digital, dan reksa dana; fitur analisis (Pro) seperti charting modern, stock screener, dan data finansial; biaya transaksi kompetitif termasuk promo biaya trading 0%; tanpa minimum deposit serta top up melalui RDN BCA dan Bank Jago; kerja sama dengan PT Pluang Maju Sekuritas sebagai perusahaan efek dan difasilitasi PT Sarana Santosa Sejati sebagai mitra pemasaran perantara pedagang efek Level II yang berizin dan diawasi OJK. Pluang juga mencantumkan fitur seperti USD yield 3,38% per tahun, signal & screeners, Pro Mode di Terminal Web yang mengintegrasikan fitur TradingView, leverage 25x pada crypto futures dan 4x pada saham Amerika yang dapat diperdagangkan 24 jam, serta fitur analisis dan auto invest.

Catatan risiko: meski berada dalam pengawasan regulator, saham Indonesia tetap memiliki risiko fluktuasi harga sehingga pengguna perlu menyesuaikan pilihan investasi dengan profil risikonya.

2. BCA Sekuritas
BCA Sekuritas menyediakan layanan pialang untuk perdagangan saham/ETF di Bursa Efek Indonesia serta akses instrumen pendapatan tetap seperti obligasi. Platform ini ditujukan bagi investor maupun trader yang membutuhkan kanal web dan mobile, termasuk fitur automatic order seperti stop loss dan take profit, serta chart dan data pasar real-time.

Fitur & keunggulan: produk mencakup saham Indonesia, obligasi pemerintah dan korporasi, serta lebih dari 100 reksa dana; dukungan limit order serta TP/SL.

Catatan risiko: investasi pasar modal mengandung risiko, termasuk fluktuasi harga saham/ETF serta risiko tingkat bunga dan kredit pada obligasi. Investor juga disarankan meninjau biaya dan kewajiban pajak sebelum bertransaksi.

3. Semesta (Semesta Online Trading)
Semesta Online Trading merupakan fasilitas perdagangan saham daring yang tersedia di mobile dan desktop untuk memudahkan transaksi dan pemantauan pasar. Aplikasi ini ditujukan bagi investor maupun trader yang membutuhkan akses saham BEI melalui aplikasi dan web dengan informasi pasar yang komprehensif.

Fitur & keunggulan: akses ke 1.000+ saham IDX; web dan mobile trading; tools seperti AMO, alerts, dan pemantauan portofolio; fee trading 0,15%–0,25%.

Catatan risiko: pengguna tetap perlu memahami risiko pasar seperti fluktuasi harga saham, serta meninjau biaya transaksi dan ketentuan pajak sebelum bertransaksi.

4. BNI Sekuritas (BIONS)
BIONS merupakan platform multi-investasi yang memungkinkan transaksi saham BEI dan reksa dana melalui web dan mobile dalam satu ekosistem terintegrasi. Platform ini ditujukan bagi investor dan trader yang ingin mengakses saham BEI dan reksa dana, dengan fitur limit order dan auto-order.

Fitur & keunggulan: akses ke seluruh saham yang tercatat di BEI dan produk reksa dana; tersedia di aplikasi, desktop, dan web; fee brokerage trading 0,15%–0,35% serta biaya transaksi 0,04%.

Catatan risiko: investasi saham dan reksa dana tetap berisiko karena harga saham/NAV dapat naik turun, serta terdapat biaya transaksi dan pajak yang perlu dipertimbangkan.

5. MotionTrade
MotionTrade adalah platform online trading untuk akses saham BEI, termasuk aksi korporasi rights issue (HMETD) serta instrumen warrants/waran terstruktur, tersedia di web dan aplikasi seluler. Platform ini ditujukan bagi investor maupun trader yang menginginkan akses penuh ke saham BEI melalui antarmuka web dan mobile.

Catatan risiko: investasi saham berpotensi fluktuatif; rights dan waran terstruktur memiliki karakteristik serta risiko tersendiri. Investor disarankan memahami ketentuan, biaya, dan implikasi pajak sebelum bertransaksi.

Tips memilih aplikasi saham untuk pemula
Sejumlah hal yang dapat dipertimbangkan pemula sebelum memilih aplikasi saham antara lain memastikan aplikasi beroperasi melalui perusahaan sekuritas berizin dan diawasi OJK, membandingkan biaya transaksi (fee beli/jual) serta ketentuan minimum setoran RDN, menilai keamanan data dan dana, memanfaatkan materi edukasi yang tersedia, serta menyesuaikan pilihan dengan profil risiko dan tujuan investasi—baik untuk dividen, pertumbuhan, maupun trading aktif.