Sejumlah platform investasi semakin banyak digunakan masyarakat untuk mengakses pasar modal seiring menguatnya sentimen ekonomi domestik. Dalam proyeksi yang dikutip dari pemerintah dan lembaga internasional, ekonomi Indonesia pada 2026 diperkirakan tetap tumbuh di atas 5%, didorong konsumsi rumah tangga, percepatan belanja pemerintah, serta membaiknya iklim investasi.
Di sisi lain, pemerintah juga menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan anggaran 2026 sebesar Rp286 triliun. Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan program tersebut telah menggerakkan aktivitas ekonomi hingga Rp60 triliun sepanjang Januari–April 2026, dengan dampak pada sektor pertanian, perikanan, dan rantai pasok pangan lokal. Dalam konteks pasar modal, aliran belanja tersebut disebut berpotensi bermuara pada kinerja emiten di sektor konsumer, perbankan mikro, dan FMCG.
Dengan latar itu, pemilihan aplikasi saham dinilai penting untuk menunjang kebutuhan investor dalam hal kecepatan eksekusi, efisiensi, serta akses informasi. Berikut rangkuman lima aplikasi saham yang disebut, beserta gambaran regulator, fitur, dan instrumen yang tersedia.
1. Pluang
Pluang menawarkan ekosistem investasi multi-aset dan disebut telah digunakan lebih dari 12 juta pengguna. Platform ini disebut berizin dan diawasi Bappebti, OJK, serta Bank Indonesia. Dalam satu aplikasi, pengguna dapat mengakses lebih dari 2.000 produk investasi, termasuk saham Indonesia (IDX), saham dan ETF Amerika, kripto, logam mulia, reksa dana, serta produk derivatif seperti crypto perps dan opsi saham AS.
Fitur yang disorot antara lain akses ke ratusan saham Indonesia, perangkat analisis dalam mode Pro (charting, stock screener, dan data finansial), serta terminal web yang mengintegrasikan fitur TradingView. Disebut pula adanya kebijakan biaya transaksi yang kompetitif, termasuk promo biaya trading 0% bagi pengguna. Pluang bekerja sama dengan PT Pluang Maju Sekuritas sebagai perusahaan efek dan difasilitasi PT Sarana Santosa Sejati sebagai mitra pemasaran perantara pedagang efek Level II yang berada di bawah pengawasan OJK.
2. BIONS (BNI Sekuritas)
BIONS merupakan platform dari BNI Sekuritas yang memungkinkan transaksi saham Bursa Efek Indonesia (BEI) dan reksa dana melalui web dan aplikasi seluler. Produk yang ditawarkan mencakup akses ke saham yang tercatat di BEI serta reksa dana. Disebutkan biaya broker berada di kisaran 0,15%–0,35% dengan biaya transaksi 0,04%. Platform ini menonjolkan dukungan web dan mobile trading serta fitur limit order dan auto-order.
3. Growin’ (Mandiri Sekuritas)
Growin’ adalah platform investasi Mandiri Sekuritas untuk transaksi saham Indonesia, reksa dana, dan obligasi dalam satu ekosistem digital. Layanan ini tersedia melalui aplikasi, web, dan integrasi dengan Livin’ by Mandiri. Salah satu fitur yang disebut adalah “Trade Now, Pay Later”, yang memungkinkan peminjaman hingga 2,8× dari net cash dan 1,81× dari nilai portofolio. Platform ini diarahkan bagi investor ritel yang membutuhkan data pasar real-time, riset di aplikasi, tampilan Pro View, serta kemudahan setoran dan penarikan melalui integrasi perbankan.
4. BCA Sekuritas
BCA Sekuritas menyediakan layanan pialang untuk perdagangan saham/ETF di BEI dan akses instrumen pendapatan tetap seperti obligasi. Produk yang disebut mencakup saham Indonesia, obligasi pemerintah dan korporasi, serta lebih dari 100 reksa dana. Fitur yang disorot antara lain limit order serta dukungan TP/SL (take profit/stop loss) melalui fitur automatic order, disertai chart dan data pasar real-time.
5. Trimegah (Trima+)
Trimegah melalui aplikasi Trima+ menyediakan perdagangan saham dan instrumen pasar modal melalui web dan aplikasi seluler. Fitur yang disebut meliputi alert saham pilihan analis, AMO, serta market news. Platform ini juga mendukung saham, reksa dana, dan obligasi, serta menyediakan beberapa tipe order seperti market, trailing stop, dan fitur lanjutan lainnya.
Ringkasan perbandingan instrumen dan fitur
Dalam komparasi yang dicantumkan, Pluang menonjol pada cakupan produk multi-aset (termasuk saham IDX dan saham AS), sementara BIONS, Growin’, BCA Sekuritas, dan Trimegah berfokus pada ekosistem pasar modal Indonesia dengan variasi akses reksa dana dan obligasi. Dari sisi fitur, masing-masing menawarkan pendekatan berbeda, mulai dari auto-order, tampilan pro untuk trader aktif, hingga dukungan alert analis dan berita pasar.
Calon investor disarankan menyesuaikan pilihan aplikasi dengan kebutuhan—misalnya fokus pada saham BEI, kebutuhan riset dan data real-time, preferensi kanal web atau mobile, serta struktur biaya transaksi—sebelum membuka akun dan melakukan transaksi.