Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (KominfoSS) Provinsi Sulawesi Barat, Ridwan Djafar, meninjau pemanfaatan bantuan infrastruktur internet dari program SULBAR Digital di Desa Sarasa, Kabupaten Pasangkayu, Minggu (22/2/2026). Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 14.00 WITA itu dilakukan untuk memastikan perangkat dan kualitas sinyal internet yang telah dipasang dapat diakses dengan baik.
Dalam peninjauan tersebut, Ridwan Djafar didampingi perangkat desa dan mengecek langsung kondisi perangkat serta kualitas sinyal internet yang terpasang di kantor Desa Sarasa. Program SULBAR Digital disebut sebagai bagian dari visi misi pemerintahan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Sulbar, Salim S Mengga melalui panca daya.
Kepala Desa Sarasa, Fadlan, menyampaikan bahwa perangkat dan jaringan internet yang diterima desa berfungsi optimal serta sudah dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. “Alhamdulillah, perangkat dan jaringannya berfungsi optimal. Masyarakat sangat terbantu, dan internet ini sudah dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, baik administrasi desa maupun kebutuhan informasi warga,” ujar Fadlan.
Ia menambahkan, kehadiran internet dari program tersebut mendorong peningkatan aktivitas digital di desa, termasuk untuk mendukung pelayanan publik dan komunikasi warga.
Menanggapi hal itu, Ridwan Djafar mengapresiasi pemanfaatan bantuan yang dinilai berjalan maksimal. Ia juga mengingatkan pentingnya keberlanjutan program, terutama terkait pembayaran langganan internet agar infrastruktur yang telah terpasang dapat terus digunakan dalam jangka panjang.
“Kami berpesan kepada Pak Kades agar bantuan ini tidak berhenti hanya pada tahap pemasangan dan stimulan. Ke depan, perlu ada komitmen untuk melanjutkan pembayaran langganan. Dengan begitu, infrastruktur ini tetap hidup dan manfaatnya bisa dirasakan terus-menerus oleh warga,” kata Ridwan Djafar.
Fadlan merespons arahan tersebut dengan menyatakan kesiapan pemerintah desa untuk melanjutkan pembiayaan langganan internet secara mandiri melalui anggaran desa. Ia juga menyampaikan rencana memperluas jangkauan jaringan hingga ke permukiman warga yang masih mengalami kendala akses internet dari jaringan seluler.
“Kami akan pastikan pembiayaan berkelanjutan. Tidak hanya itu, kami juga akan mengupayakan perluasan jangkauan agar warga di dusun-dusun yang sulit sinyal juga bisa menikmati akses internet yang sama,” tegas Fadlan.
Peninjauan ini menjadi bagian dari kegiatan monitoring dan evaluasi Dinas KominfoSS Provinsi Sulbar terhadap program strategis di bidang komunikasi dan informatika, khususnya untuk mendukung pemerataan akses digital hingga ke pelosok desa.