Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meminta calon jemaah haji (calhaj) yang sudah berada di Tanah Suci memanfaatkan aplikasi Kawal Haji untuk menyampaikan keluhan atau pengaduan selama berada di Tanah Haram. Kemenhaj menilai teknologi tersebut penting untuk memastikan layanan yang responsif, transparan, dan akuntabel.
Juru bicara Kemenhaj, Suci Annisa, mengajak jemaah dan keluarga untuk aktif menggunakan aplikasi tersebut. Menurutnya, Kawal Haji dapat menjadi wadah bagi jemaah maupun petugas untuk melaporkan berbagai kebutuhan layanan penyelenggaraan haji secara cepat.
Aplikasi Kawal Haji memungkinkan pelaporan secara real-time terkait layanan konsumsi, akomodasi, transportasi, kesehatan, hingga laporan jemaah atau barang hilang. Aplikasi ini juga mengusung konsep crowdsourcing, di mana seluruh laporan yang masuk dapat dipantau langsung oleh calhaj dan petugas tanpa melalui proses penyaringan admin, sehingga komunikasi dapat berjalan dua arah.
Selain itu, Suci mengimbau jemaah menjaga kondisi fisik dengan mengatur aktivitas di luar ruangan. Pasalnya, suhu di Madinah dan Makkah dapat mencapai 37–39 derajat Celsius. Ia mengingatkan jemaah untuk menyesuaikan aktivitas dengan kemampuan, cukup beristirahat, dan menjaga asupan cairan, serta melapor kepada petugas kesehatan jika mengalami keluhan.
Kemenhaj juga mengingatkan seluruh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) agar mematuhi ketentuan dan terus berkoordinasi dengan petugas resmi demi menjaga ketertiban dan keselamatan jemaah. Menurut Suci, kolaborasi dan kepatuhan seluruh pihak menjadi kunci kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Sementara itu, pada hari ke-16 operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, sebanyak 250 kelompok terbang (kloter) dengan 97.139 orang dan 996 petugas telah diberangkatkan dari Tanah Air. Adapun 239 kloter dengan 92.739 orang dan 952 petugas telah tiba di Madinah dan menempati akomodasi yang disiapkan.
Pergerakan jemaah dari Madinah ke Makkah juga berlangsung bertahap. Tercatat 88 kloter dengan 34.244 orang dan 352 petugas telah tiba di Makkah untuk melaksanakan umrah wajib.