BERITA TERKINI
Kebijakan WFH Sehari Sepekan Picu Kenaikan Kebutuhan Internet, Biznet Perkuat Jaringan dan Tingkatkan Kapasitas

Kebijakan WFH Sehari Sepekan Picu Kenaikan Kebutuhan Internet, Biznet Perkuat Jaringan dan Tingkatkan Kapasitas

Kebijakan pemerintah yang mendorong penerapan work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun sektor swasta dinilai berdampak pada meningkatnya kebutuhan konektivitas digital di Indonesia. Situasi ini mendorong Biznet, perusahaan infrastruktur digital terintegrasi, untuk memperkuat jaringan sekaligus meningkatkan kapasitas layanan internet.

President Director Biznet, Adi Kusma, mengatakan kebijakan efisiensi melalui pengurangan mobilitas memberi ruang bagi masyarakat untuk bekerja lebih nyaman dari rumah. Namun, menurut dia, hal tersebut juga menuntut keandalan infrastruktur digital yang semakin tinggi.

“Kehandalan infrastruktur harus dibarengi dengan pemerataan akses internet, sehingga transformasi digital dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di berbagai daerah,” ujar Adi, Minggu (12/4).

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Biznet melanjutkan ekspansi jaringan, termasuk pengoperasian kabel fiber optik bawah laut di Pulau Jawa sejak Maret 2025. Jaringan ini menghubungkan sejumlah kota strategis seperti Jakarta, Cirebon, Semarang, hingga Surabaya, dengan tujuan meningkatkan keandalan layanan serta kapasitas bandwidth antarwilayah.

Pengoperasian kabel bawah laut itu menjadi bagian dari pengembangan Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2), yang disebut akan memperluas konektivitas hingga ke Bali, Kalimantan, dan Sulawesi. Infrastruktur ini diharapkan dapat memperkuat fondasi digital nasional sekaligus membuka peluang konektivitas global.

Selain memperluas jaringan, Biznet juga meningkatkan kapasitas layanan. Per Januari 2026, perusahaan menaikkan kapasitas bandwidth hingga 30% dengan kecepatan mencapai 500 Mbps. Di beberapa wilayah, peningkatan kapasitas tersebut juga disertai penyesuaian harga yang disebut lebih terjangkau, menyesuaikan daya beli masyarakat setempat.

“Dengan peningkatan ini, kami optimistis dapat memenuhi kebutuhan digital masyarakat di rumah, terutama dalam mendukung aktivitas WFH agar tetap lancar dan produktif,” kata Adi.

Adi menambahkan, penguatan infrastruktur digital menjadi krusial seiring meningkatnya penetrasi internet dan percepatan digitalisasi di berbagai sektor. Dalam situasi yang menuntut efisiensi, transformasi digital dinilai sebagai solusi agar aktivitas operasional dapat tetap berjalan optimal.

Biznet juga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan akses internet yang lebih merata melalui sejumlah inisiatif, termasuk program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Salah satu programnya berupa penyediaan layanan internet gratis bagi 50 kepala keluarga di sekitar area Biznet MarinePOP Gresik Banyuurip, yang merupakan lokasi pendaratan kabel bawah laut milik perusahaan.

Melalui program tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh akses informasi yang lebih luas sekaligus meningkatkan produktivitas di era digital. “Sejak awal, kami ingin masyarakat di seluruh Indonesia dapat berkembang dengan memanfaatkan teknologi internet. Program ini menjadi salah satu langkah nyata untuk mewujudkan hal tersebut,” ujar Adi.