Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kabupaten Karimun, Aribowo Hadibroto, menanggapi kritik terkait rendahnya jumlah pengguna aplikasi Halo Bupati. Ia menegaskan aplikasi tersebut tetap berfungsi efektif untuk menyerap aspirasi warga.
Aribowo menyebut jumlah pengguna aplikasi saat ini baru sekitar 500 orang. Meski demikian, ia mengklaim kualitas layanan tetap terjaga dan setiap laporan yang masuk ditindaklanjuti oleh timnya sepanjang tahun 2026.
Menurut Aribowo, pemerintah tidak dapat memaksa masyarakat menginstal aplikasi karena hal itu merupakan hak personal. Namun ia menilai keberadaan aplikasi tersebut membantu mempercepat penanganan persoalan di lapangan.
Ia mencontohkan respons cepat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terhadap laporan pengemis di Sungai Lakam. Selain itu, ia menyebut kendala pengurusan Kartu Keluarga (KK) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kini menunjukkan perubahan yang dinilai positif.
Dalam kesempatan yang sama, Aribowo juga memaparkan progres pemerataan jaringan internet di wilayah Belat dan Ungar. Saat ini, pihaknya disebut sedang bersinergi dengan Telkomsel untuk perluasan jaringan.
Aribowo menyampaikan, desa yang membutuhkan layanan internet gratis diminta segera menyurati dinas dan menyertakan titik koordinat lokasi. Data tersebut diperlukan agar dinas dapat mengusulkannya ke kementerian pusat.
Ia juga berharap pemberitaan media dapat menyeimbangkan kritik dengan informasi mengenai potensi daerah bagi calon investor. Aribowo menutup pernyataannya dengan menyebut dinas terkait sedang memproses laporan masyarakat selama 2026 serta mengajak semua pihak membangun komunikasi yang konstruktif demi kemajuan Karimun.