Kabel fiber optik yang menjuntai di dekat Rumah Dinas Bupati Sragen dan menyebabkan pasangan suami istri terjatuh mulai terungkap asal-usulnya. Muncul dugaan kuat kabel tersebut merupakan milik penyedia layanan internet MyRepublic dan sempat tersangkut kendaraan besar sebelum akhirnya menjerat leher serta sepeda motor korban.
Sehari setelah kejadian, Selasa (21/4) siang, tim teknisi MyRepublic terlihat melakukan penyambungan ulang kabel yang terputus. Salah satu teknisi, Yua Ferdian Nirwana, menyampaikan bahwa secara teknis kabel telah dilengkapi pelindung sesuai standar.
Menurut Yua, kecil kemungkinan kabel putus secara tiba-tiba karena sudah dilengkapi sling penahan sesuai prosedur operasional standar (SOP). Ia menilai indikasi kerusakan diduga kuat terjadi akibat tarikan paksa dari kendaraan besar, yang kemudian membuat kabel menjuntai ke badan jalan.
Putusnya kabel utama tersebut juga berdampak pada layanan internet di area sekitar. Sejumlah pelanggan dilaporkan mengalami gangguan hingga kehilangan sinyal atau mati total sejak Selasa pagi.
Terkait tuntutan ganti rugi dari keluarga korban, Yua menyatakan pihaknya tidak dapat mengambil keputusan secara langsung. Ia mengatakan akan meneruskan informasi tersebut ke kantor untuk ditindaklanjuti oleh pimpinan.
“Saya akan bantu follow up ke kantor. Tugas saya saat ini memastikan jaringan kembali normal, sementara informasi mengenai korban akan kami laporkan ke pimpinan untuk tindak lanjutnya,” kata Yua.
Di lokasi yang sama, Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda Infrastruktur Pasif DPRD Sragen, Faturrohman, turut meninjau tempat kejadian. Ia menyebut masih terlihat sisa-sisa insiden yang nyaris merenggut nyawa Lasmono dan Painem, serta mendapati sepeda motor korban masih tertahan di sekitar lokasi.
Faturrohman menyatakan insiden tersebut sangat disayangkan. Ia menyampaikan dugaan awal bahwa kabel lebih dulu tersangkut truk yang melintas, kemudian menjuntai ke jalan dan mengenai korban.