BERITA TERKINI
ISP Lokal Perluas Internet Fiber Optic ke Pelosok Sukabumi Selatan

ISP Lokal Perluas Internet Fiber Optic ke Pelosok Sukabumi Selatan

Masih banyak wilayah di Kabupaten Sukabumi, terutama kawasan selatan, yang belum menikmati akses internet memadai. Kondisi blank spot ini menjadi tantangan bagi masyarakat, dunia pendidikan, hingga pembangunan desa di tengah percepatan transformasi digital.

Di tengah keterbatasan tersebut, PT Rajasa Sinergi Komunikasi mulai menghadirkan layanan internet berbasis fiber optic ke sejumlah wilayah yang selama ini sulit dijangkau jaringan. Perusahaan ini beroperasi sebagai Internet Service Provider (ISP) lokal dengan fokus utama menyasar daerah pelosok di Sukabumi Selatan.

Manajer Operasional PT Rajasa Sinergi Komunikasi, Muhamad Goni, mengatakan pihaknya memprioritaskan kecamatan-kecamatan di selatan, termasuk Ciemas dan Simpenan. Menurutnya, langkah itu dilakukan untuk memperluas infrastruktur agar masyarakat dapat menikmati akses internet dengan harga yang lebih terjangkau.

“Fokus kami memang ke wilayah selatan, khususnya desa-desa yang masih sulit akses internet. Kami ingin berkontribusi memperluas infrastruktur agar masyarakat bisa menikmati internet dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Goni, Selasa (28/4/2026).

Goni menjelaskan, pendekatan perusahaan berbeda dari sebagian penyedia layanan yang cenderung membangun jaringan di jalur utama. PT Rajasa Sinergi Komunikasi memilih masuk hingga ke wilayah pelosok yang aksesnya lebih sulit.

Selain mendukung pemerataan digital, ia menyebut perusahaan membawa misi sosial agar masyarakat di daerah terpencil tidak tertinggal dalam era digital. “Kami melihat masih banyak wilayah yang belum tersentuh. Jadi kami berkomitmen masuk lebih dalam, bahkan sampai beberapa kilometer ke pelosok,” kata Goni.

Di luar layanan berbayar, perusahaan juga menjalankan program sosial berupa penyediaan Wi-Fi gratis di desa-desa yang dilintasi jaringan mereka. Program tersebut disebut sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan desa, termasuk dukungan kegiatan desa jika membutuhkan akses internet.

“Kami pasti kasih free Wi-Fi untuk desa yang dilalui jaringan. Selain itu, kami juga mendukung kegiatan desa, bahkan sampai sponsorship kalau dibutuhkan jaringan internet,” tambahnya.

Goni menyebut respons warga di wilayah selatan cukup positif. Masyarakat dinilai terbantu karena koneksi lebih stabil dan biaya lebih terjangkau, sekaligus turut menjaga infrastruktur jaringan serta melaporkan bila terjadi gangguan.

Peran layanan internet juga dirasakan di sektor pendidikan. Dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), perusahaan membantu sekolah-sekolah dengan meningkatkan kapasitas bandwidth sementara tanpa biaya tambahan, selama ada pengajuan surat resmi.

“Kalau sekolah butuh peningkatan bandwidth saat UNBK, cukup ajukan surat resmi, kami bantu upgrade sesuai kebutuhan. Jadi proses ujian bisa berjalan lancar,” ujar Goni.

Saat ini, layanan PT Rajasa Sinergi Komunikasi telah menjangkau sejumlah wilayah di Sukabumi Selatan. Goni mengatakan sebagian besar sekolah di Kecamatan Ciemas dan Simpenan telah memanfaatkan jaringan tersebut, meski cakupan layanan masih terus dikembangkan.

“Untuk wilayah selatan ini kami sudah berjalan hampir 1 tahun, tapi memang belum semua ter-cover. Masih banyak yang harus kami jangkau,” katanya.

Ke depan, perusahaan menargetkan perluasan jaringan yang lebih masif dan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah desa serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai mitra lokal. “Kami ingin hadir bukan sekadar menjual layanan, tapi membangun hubungan dengan masyarakat dan desa. Bahkan kami sudah bekerja sama dengan beberapa BUMDes untuk pengembangan jaringan,” ujarnya.

Goni menegaskan, lahirnya perusahaan ini juga didorong semangat kemandirian daerah. Ia ingin membuktikan putra daerah mampu menghadirkan layanan digital yang kompetitif dan berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya di Sukabumi Selatan.