BERITA TERKINI
iRiseCon 2026 di Penang Dihadiri 394 Peserta, USK Dorong Kolaborasi Riset dan Inovasi Lintas Negara

iRiseCon 2026 di Penang Dihadiri 394 Peserta, USK Dorong Kolaborasi Riset dan Inovasi Lintas Negara

Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menegaskan perannya dalam penguatan jejaring akademik internasional melalui keterlibatannya pada International Conference on Research, Innovation, Sustainability & Education (iRiseCon) 2026. Konferensi ini digelar pada 18–19 April 2026 di Politeknik Seberang Perai, Penang, Malaysia.

iRiseCon 2026 diikuti 394 peserta dari berbagai negara dan menghadirkan 241 presentasi ilmiah yang disampaikan secara luring maupun daring. Forum ini menjadi ruang pertemuan akademisi, peneliti, industri, dan mahasiswa untuk membahas riset, inovasi, pendidikan, serta isu keberlanjutan.

Konferensi tersebut merupakan kolaborasi Politeknik Seberang Perai (PSP) dan Politeknik Balik Pulau (PBU) Malaysia bersama sejumlah perguruan tinggi di Aceh, yakni Universitas Syiah Kuala, Politeknik Negeri Lhokseumawe, Universitas Muhammadiyah, dan Sekolah Tinggi Teknik Iskandar Thani, serta Universitas Karamanoğlu Mehmetbey di Türkiye. Kolaborasi ini diposisikan sebagai wadah strategis untuk memperkuat sinergi lintas negara di bidang riset, inovasi, dan pendidikan berkelanjutan.

Berbagai sub-tema strategis diangkat dalam iRiseCon 2026, meliputi Teknik, Teknologi Digital, Perdagangan dan Kewirausahaan, Logistik dan Manajemen Rantai Pasokan, Sains dan Matematika, Ilmu Sosial dan Humaniora, Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan (TVET), serta Keberlanjutan Hijau. Ragam topik tersebut mencerminkan pendekatan multidisiplin dalam merespons tantangan global.

Pada pembukaan kegiatan, Wakil Ketua Menteri I Penang, YB Dato’ Dr. Mohamad bin Abdul Hamid, menekankan pentingnya inovasi dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks. “Dengan mempertemukan akademisi, peneliti, industri, dan mahasiswa, kita menciptakan ruang dialog untuk menghasilkan solusi nyata bagi tantangan dunia saat ini,” ujarnya.

Rektor USK, Prof. Ir. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya konferensi tersebut sebagai ruang kolaborasi internasional yang produktif. Menurutnya, iRiseCon menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem riset dan inovasi yang berorientasi pada keberlanjutan. “Konferensi ini membuka peluang besar bagi pengembangan riset kolaboratif, pertukaran pengetahuan, serta peningkatan kualitas lulusan yang adaptif dan kompetitif di tingkat global,” katanya.

Ketua konferensi, Prof. Dr. Ir. Iskandar Hasanuddin, menjelaskan partisipasi peserta berasal dari Malaysia dan Indonesia, serta negara lain seperti Filipina, Irak, dan Brunei. Ia menilai keterlibatan tersebut menunjukkan antusiasme komunitas akademik internasional terhadap iRiseCon sebagai forum ilmiah yang kredibel dan inklusif.

Selain sesi presentasi ilmiah, rangkaian kegiatan juga mencakup kunjungan industri ke sejumlah perusahaan, antara lain GOTT Sdn Bhd, PKT Logistics Group Sdn Bhd, dan Peninsula College. Kegiatan ini ditujukan untuk memperkuat keterkaitan antara dunia akademik dan industri serta memberi wawasan praktis bagi peserta.

Chief Editor prosiding konferensi, Dr. Ir. Mohd Iqbal, menyampaikan bahwa iRiseCon 2026 menghadirkan pembicara utama dari berbagai negara, yakni Assoc. Prof. Dr. Sajith (India), Prof. Dr. Maher Yahya Saloom (Irak), Senior Asst. Prof. Dr. Hajah Amirah Binti Haji Ismail (Brunei), Prof. Ir. Dr. Mohamad Kamarol bin Mohd Jamil (Malaysia), serta Prof. Dr. Ir. Akhyar Bin Hasan (Indonesia).

Dekan Fakultas Teknik USK, Prof. Dr. Ir. Alfiansyah Yulianur BC, turut mengapresiasi penyelenggaraan konferensi ini. Ia berharap kolaborasi yang telah terbangun dapat diperkuat melalui program pertukaran mahasiswa, magang, serta kerja praktik industri lintas negara. “iRiseCon 2026 menjadi bukti bahwa kolaborasi internasional mampu melahirkan inovasi yang berdampak nyata. Ke depan, kerja sama ini diharapkan semakin luas dan berkelanjutan,” ujarnya.