BERITA TERKINI
Iran Alami Pemadaman Internet Hampir Total Usai Serangan Gabungan Israel-AS

Iran Alami Pemadaman Internet Hampir Total Usai Serangan Gabungan Israel-AS

Iran dilaporkan mengalami pemadaman internet hampir total setelah Israel dan Amerika Serikat melancarkan operasi gabungan yang menyerang sejumlah wilayah di negara tersebut pada Sabtu (28/2/2026) pagi waktu setempat.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dalam video yang diunggah di media sosial, menyatakan AS telah memulai “operasi militer besar-besaran di Iran”. Dikutip dari AP, Trump juga mengakui kemungkinan adanya korban jiwa dari pihak Amerika Serikat setelah serangan Iran, seraya mengatakan hal tersebut “sering terjadi dalam perang”.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut serangan bersama itu bertujuan untuk “menghilangkan ancaman eksistensial yang ditimbulkan” oleh Iran. Ia juga mengatakan operasi tersebut dimaksudkan untuk menciptakan kondisi bagi rakyat Iran “yang berani untuk mengambil nasib mereka sendiri”.

Sementara itu, Garda Revolusi Iran menyatakan pihaknya merespons dengan meluncurkan “gelombang pertama” drone dan rudal yang menargetkan Israel.

Di tengah eskalasi tersebut, lembaga pemantau internet global Netblocks mencatat terjadinya gangguan besar pada konektivitas di Iran. Berdasarkan data jaringan yang mereka pantau, Iran disebut sedang mengalami pemadaman internet yang “hampir total”, dengan konektivitas nasional hanya mencapai sekitar empat persen.

Netblocks menyebut insiden itu terjadi di tengah operasi militer AS dan Israel, serta dinilai sejalan dengan langkah-langkah yang pernah digunakan selama perang tahun lalu dengan Israel.

Serangan gabungan Israel-AS dilaporkan menyasar sejumlah kota besar di Iran, termasuk Teheran. Kota-kota lain yang disebut terdampak antara lain Karaj, Qom, Tabriz, Ilam, Urmia, Kermanshah, Isfahan, Dayyer, Kangan, Asaluyeh, Chabahar, dan Khorramabad.

Di Teheran, salah satu serangan Israel disebut terjadi di dekat kantor Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Namun, menurut seorang pejabat, Khamenei tidak berada di Teheran dan telah dipindahkan ke lokasi aman.

Di beberapa titik di Teheran, dilaporkan terlihat kepulan asap dan terdengar suara ledakan menyusul serangan tersebut.