Koneksi internet seluler di Moskow, Rusia, mulai dibatasi sejak Selasa, menjelang peringatan Hari Kemenangan Perang Dunia II (Victory Day) yang akan digelar pada akhir pekan ini. Pembatasan dilakukan di tengah kekhawatiran adanya upaya gangguan dari Ukraina.
Wartawan AFP melaporkan bahwa pada Selasa pagi tidak ada akses internet seluler di pusat ibu kota Rusia. Sejumlah penyedia layanan jaringan juga memperingatkan gangguan dapat berlangsung hingga 9 Mei, saat Rusia menggelar peringatan di Lapangan Merah.
Operator seluler MTS menyampaikan kepada pelanggan bahwa selama persiapan dan penyelenggaraan rangkaian acara perayaan pada 5–9 Mei, kemungkinan akan ada pembatasan sementara pada internet seluler dan layanan pesan teks di Moskow dan wilayah Moskow.
Di sisi lain, Kremlin menyatakan akan mengurangi skala parade besar yang menandai kemenangan Soviet atas Nazi Jerman. Dalam peringatan pada 9 Mei, kadet dan peralatan militer disebut tidak akan diikutsertakan dalam pertunjukan tahunan tersebut.
Tahun lalu, Ukraina dilaporkan berupaya mengganggu acara peringatan dengan meluncurkan sejumlah besar drone bermuatan bahan peledak ke Moskow. Serangan itu menyebabkan kekacauan perjalanan, termasuk pembatalan dan penundaan ribuan penerbangan.
Pemadaman dan gangguan internet juga disebut kian sering terjadi di wilayah perbatasan dalam beberapa bulan terakhir. Rusia menyatakan pemadaman berkala diperlukan untuk menggagalkan serangan drone Ukraina yang terhubung melalui jaringan lokal.
Di Moskow pada Selasa, gangguan koneksi berdampak pada aktivitas sehari-hari. Seorang reporter AFP melaporkan sejumlah toko tidak dapat memproses pembayaran kartu. Layanan lain seperti ATM, layanan taksi, dan peta online juga ikut terpengaruh.
Dalam beberapa pekan terakhir, Kyiv diketahui meningkatkan serangan drone jarak jauh sebagai balasan, termasuk menyasar fasilitas minyak Rusia dan sebuah gedung pencakar langit mewah di Moskow. Ukraina menyebut langkah itu sebagai respons terhadap rentetan ratusan drone yang ditembakkan Rusia setiap malam ke kota-kotanya.