Koneksi internet di Iran dilaporkan mengalami pemadaman setelah serangan yang dikaitkan dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Sabtu (28/2/2026) pagi waktu setempat.
Berdasarkan data lembaga pemantau jaringan Netblocks, pemadaman internet terjadi hampir di seluruh wilayah Iran. Konektivitas internet nasional Iran disebut hanya tersisa sekitar 4 persen.
Di tengah situasi tersebut, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dipastikan tidak berada di Iran. Ia dilaporkan telah diungsikan ke lokasi yang aman saat Israel menggempur Teheran.
Menurut laporan yang mengutip pejabat resmi Iran, pada Sabtu pagi waktu Iran Israel meluncurkan sejumlah serangan rudal ke ibu kota Teheran. Dua ledakan dilaporkan terdengar di kota tersebut.
AS juga dilaporkan ikut berpartisipasi dalam serangan itu. Gangguan komunikasi turut terjadi di beberapa wilayah Teheran, termasuk pada layanan telepon seluler. Disebutkan bahwa panggilan telepon tidak dimungkinkan, serta ada kemungkinan internet akan segera terganggu.
Sementara itu, Iran juga menutup wilayah udaranya. “Seluruh wilayah udara negara telah ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut,” kata Juru Bicara Organisasi Penerbangan Sipil Iran, Majid Akhavan, dalam wawancara dengan Kantor Berita Mehr.