Warga Desa Nyamuk, Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, mengeluhkan gangguan jaringan internet yang terjadi dalam sepekan terakhir. Meski indikator sinyal 4G kerap terlihat aktif di layar telepon genggam, akses data disebut sangat lambat dan sering hilang tanpa pemberitahuan.
Gangguan tersebut dinilai menghambat aktivitas masyarakat yang kini semakin bergantung pada internet, mulai dari komunikasi, pekerjaan, hingga transaksi daring.
Salah seorang pekerja ekspedisi di Desa Nyamuk mengaku pekerjaannya terdampak langsung oleh kondisi jaringan yang tidak stabil. Ia menyebut koneksi internet diperlukan untuk memantau resi pengiriman, berkoordinasi dengan pelanggan, serta memperbarui status barang.
“Sudah hampir satu minggu ini jaringan tidak stabil. Kadang sinyal 4G muncul penuh, tapi saat dipakai sangat lambat. Bahkan sering tidak bisa akses sama sekali, karena sinyal tiba-tiba hilang begitu saja,” ujarnya, Kamis (26/02/2026) malam.
Menurutnya, masalah ini tidak hanya menghabiskan waktu, tetapi juga memengaruhi kualitas layanan. Ia mengatakan keterlambatan pembaruan data pengiriman kerap menimbulkan kesalahpahaman dengan pelanggan yang menunggu kepastian barang.
“Kalau jaringan bermasalah, kami tidak bisa input data atau konfirmasi penerimaan barang secara cepat. Pelanggan jadi bertanya-tanya karena sistem tidak langsung ter-update,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan kondisi akses internet di Dusun Luap disebut lebih sulit. Menurutnya, sinyal internet hanya bisa diakses di titik-titik tertentu, sehingga ia terpaksa membeli voucher Wi-Fi yang disediakan pihak swasta untuk mendukung pekerjaannya.
“Kalau di Dusun Luap itu saya harus beli lagi voucher Wi-Fi sepuluh ribu untuk memudahkan saya bekerja, itu setiap hari saya beli, karena di sana jaringan internet lebih parah daripada di Desa Nyamuknya,” ungkapnya.
Ia menilai, sebagai wilayah kepulauan yang cukup jauh dari pusat kabupaten, akses internet bukan lagi kebutuhan sekunder, melainkan kebutuhan utama untuk menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik. Ia berharap ada perhatian serius dari dinas terkait agar gangguan jaringan tidak berlarut-larut dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan lancar.