BERITA TERKINI
Indosat Proyeksikan Lonjakan Trafik Data Saat Mudik-Lebaran 2026, Puncak Diprediksi H+2

Indosat Proyeksikan Lonjakan Trafik Data Saat Mudik-Lebaran 2026, Puncak Diprediksi H+2

PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) memproyeksikan lonjakan trafik data yang signifikan selama periode mudik dan Lebaran 2026. Secara internal, perusahaan memperkirakan trafik data meningkat sekitar 18% dibandingkan kondisi normal, dengan baseline trafik harian berada di kisaran 55.499 TB.

Namun, Indosat menilai puncak aktivitas internet pelanggan tidak terjadi pada hari H Lebaran. SVP Head of Network Operations Indosat, Raden Tofan, mengatakan kenaikan trafik pada hari Lebaran diperkirakan sekitar 18%, sementara puncaknya biasanya terjadi pada H+1 atau H+2.

“Pada saat hari H kita akan naik sekitar 18%, biasanya peak nya itu H+1 atau 2. Jadi, bukan di hari H. Karena hari H fokusnya ibadah silaturahim selama foto-foto mereka upload,” ujar Tofan dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (20/2/2026).

Dalam proyeksi perusahaan, forecast peak traffic pada D+2 diperkirakan menembus 65 ribu TB. Angka tersebut disebut setara kenaikan 22,3% secara tahunan (year on year).

Indosat juga memperkirakan sekitar 14 juta pelanggannya akan melakukan perjalanan mudik pada tahun ini. Sejumlah wilayah menjadi perhatian utama karena diprediksi mencatat pertumbuhan trafik tertinggi, di antaranya Bogor dan Garut untuk kawasan Jabotabek, serta Lampung dan Lampung Tengah sebagai destinasi pemudik.

“Area-area seperti Bogor, Garut untuk di daerah Jabotabek, ada juga Lampung-Lampung Tengah itu jadi destinasi dari pemudik-pemudik, kalau kita prediksi ada sekitar 14 juta pelanggan Indosat yang akan mudik. Jadi, itu adalah tanggung jawab yang sangat besar bagi kami,” kata Tofan.

Untuk mengantisipasi lonjakan trafik, Indosat memperkuat jaringan di titik-titik keramaian atau Point of Interest (POI). Perusahaan menyebut ada 797 POI yang diamankan, bertambah 157 titik dibanding sebelumnya.

Di jalur mudik darat, Indosat menyiapkan 77 rute yang terdiri dari 36 jalur tol, 31 jalur non-tol, dan 10 jalur kereta api. Total cakupan pengamanan jaringan pada rute-rute tersebut mencapai sekitar 8.121 kilometer.

“Jadi, total ada 8.000 km. Kita akan pastikan jaringannya kapasitasnya cukup dan juga stabil,” tegas Tofan.

Selain penguatan jaringan, Indosat juga menyebut memilih berinvestasi membangun BTS permanen di sejumlah titik yang rutin mengalami lonjakan trafik saat mudik dan Lebaran. Sebelumnya, titik-titik tersebut umumnya diperkuat melalui BTS bergerak atau mobile.

Dari sisi operasional, perusahaan menyiagakan lebih dari 2.500 engineer yang bersiaga selama 24 jam. Secara keseluruhan, Indosat saat ini mengoperasikan sekitar 55 ribu site fisik di 416 kabupaten, dengan kapasitas trafik internet mencapai 56 ribu TB per hari.