Hue menargetkan seluruh penggunanya memiliki akses internet fiber optik berkecepatan 1 Gb/s atau lebih tinggi pada 2030. Sasaran ini menjadi bagian dari rencana penguatan infrastruktur digital untuk mendukung terbentuknya pemerintahan digital, ekonomi digital, dan masyarakat digital.
Dalam tahapan menuju target tersebut, pada 2026 Hue menargetkan cakupan jaringan 5G mencapai 80%. Secara khusus, kota menargetkan cakupan 100% di zona teknologi informasi yang terkonsentrasi, kawasan industri, stasiun kereta api, pelabuhan, serta bandara internasional.
Selain itu, Hue juga menetapkan target pada 2025 untuk menggandakan kecepatan unduh rata-rata jaringan seluler. Pada periode yang sama, kota ingin memastikan setidaknya 40% pengguna memiliki akses broadband tetap dengan kecepatan di atas 1 Gb/s.
Memasuki 2030, selain akses fiber 1 Gb/s untuk seluruh pengguna, Hue menargetkan cakupan 5G penuh di seluruh kota, pengujian jaringan seluler 6G, serta transisi ke IPv6.
Di bidang infrastruktur pendukung, Hue berencana membangun pusat data hijau, termasuk pusat data yang memenuhi standar untuk aplikasi kecerdasan buatan. Kota juga akan mengintegrasikan sensor dan teknologi digital ke dalam infrastruktur penting seperti transportasi, energi, pembangunan perkotaan, layanan kesehatan, dan pendidikan, dengan target rata-rata empat koneksi IoT per warga.
Untuk mencapai berbagai target tersebut, Hue menyatakan akan mendukung pelaku usaha dalam penyebaran stasiun BTS 5G, menarik investasi pusat data, mengembangkan platform digital bersama, memperluas penggunaan layanan digital penting, serta mendorong kemitraan publik-swasta dalam pengembangan aplikasi dan layanan digital baru.