BERITA TERKINI
Gangguan Internet Hambat TKA di SMPN 3 Parang Magetan, Puluhan Siswa Dijadwalkan Ujian Susulan

Gangguan Internet Hambat TKA di SMPN 3 Parang Magetan, Puluhan Siswa Dijadwalkan Ujian Susulan

MAGETAN — Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMP Negeri 3 Parang, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sempat terhambat akibat gangguan jaringan internet. Koneksi yang tidak stabil membuat puluhan siswa tidak dapat mengakses sistem ujian digital selama hampir satu jam.

Plt Kepala SMPN 3 Parang, Suparno, mengatakan sambungan internet terputus sekitar 40 menit ketika siswa sedang mengerjakan soal. Akibatnya, aktivitas ujian terhenti total hingga jaringan kembali normal dan peserta dapat masuk (login) lagi ke sistem.

“Yang SMP 3 tadi ada gangguan, internetnya itu ada gangguan, terus diatasi, sekitar 40 menit kemudian baru bisa login lagi,” ujar Suparno saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (6/4/2026).

Suparno menjelaskan, selama koneksi terputus para siswa sama sekali tidak bisa mengakses sistem ujian. Dari 34 siswa peserta TKA di sekolah tersebut, hanya satu siswa yang tercatat berhasil menyelesaikan ujian sebelum gangguan teknis terjadi.

Pihak sekolah memastikan akan memberikan kesempatan ujian susulan bagi siswa yang terdampak. Ujian susulan dijadwalkan pada Rabu, agar seluruh peserta tetap bisa mengikuti TKA secara penuh tanpa dirugikan kendala teknis di luar kendali mereka.

“Hanya satu anak yang sudah menyelesaikan, dari 34 itu. Nanti ada susulan, ikut susulan di hari Rabu,” kata Suparno.

Pelaksanaan TKA di SMPN 3 Parang dilakukan dalam satu gelombang yang dibagi menjadi dua sesi. Pengaturan ini menyesuaikan keterbatasan sarana prasarana di sekolah yang berada di wilayah terpencil tersebut. Saat ini, sekolah hanya memiliki 17 unit komputer untuk melayani seluruh peserta ujian.

“Jumlah unitnya 17, jadi satu gelombang dua sesi,” ujar Suparno.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan Suhardi menyatakan pihaknya telah melakukan langkah antisipasi untuk mendukung kelancaran TKA. Dinas Pendidikan mengaku telah mengirim surat resmi kepada PLN dan Telkom guna memastikan kestabilan listrik dan jaringan internet selama masa ujian berlangsung.

“Yang paling penting kami pastikan adalah dukungan internet dan listrik tidak boleh terganggu. Kami juga sudah bersurat ke Telkom dan PLN agar selama pelaksanaan tidak ada pemadaman,” ujar Suhardi.