BERITA TERKINI
F5 Perbarui ADSP dan Hadirkan F5 Insight untuk Mempermudah Pemantauan Sistem IT dan AI

F5 Perbarui ADSP dan Hadirkan F5 Insight untuk Mempermudah Pemantauan Sistem IT dan AI

F5, perusahaan keamanan aplikasi asal Amerika Serikat, merilis pembaruan besar untuk platform F5 Application Delivery and Security Platform (ADSP). Pembaruan tersebut diperkenalkan dalam ajang AppWorld yang digelar di Las Vegas bulan lalu.

ADSP merupakan sistem yang digunakan untuk mengelola, mengamankan, dan menghubungkan aplikasi di berbagai lingkungan IT. Melalui pembaruan ini, F5 menargetkan penyederhanaan operasional sistem IT yang kian kompleks, termasuk kebutuhan yang muncul seiring penggunaan kecerdasan buatan (AI).

F5 menyoroti tantangan yang dihadapi banyak organisasi saat harus mengelola aplikasi yang tersebar di berbagai lokasi, mulai dari data center, cloud, hingga edge atau lokasi yang dekat dengan pengguna. Penyebaran ini, menurut F5, membuat sistem IT semakin rumit dan sulit dipantau, terutama ketika jumlah alat (tools) dan notifikasi (alert) yang digunakan terus bertambah.

“Sebagian besar tim operasional saat ini terjebak mengelola kompleksitas yang sebenarnya tidak pernah mereka rencanakan,” ujar Kunal Anand, Chief Product Officer di F5, dalam keterangan resmi. Ia menambahkan, tim operasional sering menghadapi lusinan tools dan ribuan alert, namun minim insight yang relevan. “F5 ADSP menyederhanakan semua itu ke dalam satu platform,” katanya.

Salah satu pembaruan yang dibawa adalah F5 Insight. Fitur ini ditujukan sebagai sistem observability atau pemantauan menyeluruh yang membantu tim IT melihat kondisi aplikasi dan infrastruktur secara real-time dalam ekosistem ADSP.

F5 menyebut pembaruan ini berfokus pada visibilitas terpadu, sehingga perusahaan dapat memantau performa aplikasi dan infrastruktur dari satu tempat tanpa perlu membuka banyak sistem berbeda. Pendekatan ini dinilai relevan untuk lingkungan hybrid dan multicloud, ketika aplikasi berjalan di berbagai platform.

Selain itu, F5 Insight juga menghadirkan intelligence yang dapat ditindaklanjuti. Sistem tidak hanya menampilkan data, tetapi juga menyajikan indikator kinerja (KPI) dan visualisasi untuk membantu tim memahami masalah dan mengambil langkah lebih cepat sebelum berdampak ke pengguna.

Fitur lain yang disorot adalah panduan proaktif berbasis AI. Dengan integrasi Model Context Protocol (MCP) serta dukungan untuk berbagai large language models (LLMs), sistem disebut mampu memberikan analisis prediktif dan rekomendasi menggunakan bahasa alami, termasuk menjelaskan kondisi operasional dan menyarankan tindakan yang diperlukan.

F5 Insight tersedia dalam bentuk perangkat lunak yang dapat dikelola sendiri (self-managed) maupun dalam model SaaS atau layanan berbasis cloud.