JAKARTA – PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) menyiapkan kerja sama strategis untuk mendukung agenda akselerasi nasional PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) melalui dua anak usahanya, PT Integrasi Jaringan Ekosistem (IJE) dan PT Telemedia Komunikasi Pratama (TKP). Kolaborasi yang telah terbentuk sejak akhir 2025 itu akan dioptimalkan untuk mendukung sejumlah proyek yang tengah dijalankan WIFI.
Dalam kerja sama tersebut, PADA akan mendukung ekspansi layanan Starlite melalui pengembangan jaringan fiber to the home (FTTH), serta program Internet Rakyat (IRA) yang menggunakan teknologi 5G fixed wireless access (5G FWA).
Berdasarkan keterangan resmi pada Rabu (4/3), PADA akan menyediakan tenaga kerja sekaligus bertindak sebagai Project Management Office (PMO) untuk proyek Starlite. Selain itu, perseroan juga menyiapkan jasa administrasi dokumen dan audit lapangan, layanan pemeliharaan infrastruktur jaringan serta call center untuk proyek Starlite dan IRA, hingga menjadi distributor resmi IRA di Jombang, Mojokerto, dan Kabupaten Bandung 1.
PADA juga dikabarkan tengah merekrut 2.000 personel tambahan. Tenaga baru ini akan mengisi posisi teknisi FTTH serta agen promosi dan penjualan untuk proyek Starlite, yang rencananya ditempatkan di Pulau Jawa.
Direktur Utama PADA, Cahyanul Uswah, menyatakan keterlibatan perseroan dalam proyek FTTH dan 5G FWA diharapkan memperkuat fundamental bisnis secara berkelanjutan melalui skema pendapatan yang mencakup pendapatan awal dan pendapatan berulang dalam jangka panjang.
Manajemen menjelaskan, pendapatan awal akan berasal dari instalasi dan distribusi awal Starlite dan IRA. Sementara itu, pendapatan berulang ditargetkan berasal dari aktivitas pemeliharaan jaringan yang berjalan berkelanjutan.
Per September 2025, PADA mencatatkan laba bersih naik 109,8% menjadi Rp779,5 juta, dengan pendapatan tumbuh 17,1% menjadi Rp797,4 miliar.