BERITA TERKINI
Disparbud Kabupaten Bandung Evaluasi Akses Jalan dan Internet Usai Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026

Disparbud Kabupaten Bandung Evaluasi Akses Jalan dan Internet Usai Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Bandung melakukan evaluasi pascalibur Lebaran 2026 dengan menyoroti aksesibilitas menuju destinasi wisata. Evaluasi ini dilakukan setelah tingginya kunjungan wisatawan ke sejumlah lokasi wisata di wilayah Bandung Selatan hingga Utara.

Kepala Disparekraf Kabupaten Bandung, Wawan A Ridwan, mengatakan aksesibilitas menjadi faktor penting untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan. Menurutnya, aksesibilitas tidak hanya terkait kondisi jalan dan infrastruktur fisik, tetapi juga mencakup konektivitas internet di kawasan wisata.

Wawan menyebut masih terdapat sejumlah titik dengan kendala sinyal atau blank spot di kawasan wisata, di antaranya Pasirjambu, Ciwidey, dan Rancabali. Ia menilai persoalan ini perlu dipikirkan bersama, mengingat kebutuhan internet semakin penting di era digital.

“Di wilayah Kabupaten Bandung, seperti di Pasirjambu, Ciwidey, Rancabali (Paciran) ada yang lokasi yang mungkin sedikit blank spot. Dan itu harus dipikirkan bersama,” ujar Wawan kepada awak media, Jumat (3/4/2026).

Ia menambahkan, konektivitas menjadi tantangan tersendiri ketika wisatawan membutuhkan kemudahan untuk berbagai aktivitas, termasuk transaksi non-tunai.

Dari sisi infrastruktur jalan, Wawan menilai kondisi jalan secara umum sudah cukup memadai, baik jalan kabupaten, provinsi, maupun nasional. Namun, peningkatan volume kendaraan saat musim libur tetap menjadi perhatian.

Menurutnya, perlu dipikirkan langkah lanjutan untuk mengantisipasi kepadatan, apakah melalui penambahan jaringan jalan baru atau penguatan moda transportasi umum. Ia juga menyinggung opsi reaktivasi jalur kereta atau alternatif lainnya.

Dalam catatan monitoring Disparekraf, kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi wisata selama libur Lebaran 2026 mencapai 146.564 orang. Sejumlah destinasi tercatat menjadi primadona, di antaranya Kawah Putih, Taman Hutan Raya (Tahura) dan Tebing Keraton, serta Glamping Patenggang.

Wawan merinci, Wana Wisata Kawah Putih dikunjungi sekitar 44.000 wisatawan, Tahura sekitar 24.000 wisatawan, dan Glamping Patenggang sekitar 15.000 wisatawan selama periode libur tersebut.