Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Kota Pekanbaru tengah mempersiapkan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Badan Pengurus Wilayah Riau. Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat sinergi dalam upaya meningkatkan kualitas layanan internet bagi masyarakat.
Kepala Diskominfotiksan Pekanbaru, Ardiansyah Eka Putra, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima surat permohonan audiensi dari APJII Riau untuk membahas rencana penyusunan MoU. Hal itu disampaikan Ardiansyah dalam sambutannya saat acara buka bersama APJII Riau di Hotel Prime Park, Rabu (25/2/2026).
Menurut Ardiansyah, penandatanganan MoU direncanakan dilakukan langsung oleh wali kota bersama pengurus APJII Riau. Ia mengatakan Diskominfotiksan akan menyesuaikan jadwal agar pertemuan dapat terlaksana.
“Kami akan mencarikan waktu yang tepat agar pertemuan ini dapat terlaksana. Harapannya, kerja sama ini mampu memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” katanya.
Ardiansyah menilai pelayanan publik yang optimal tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha, termasuk penyedia jasa internet. Dalam konteks tersebut, APJII Riau disebut memiliki peran strategis sebagai penggerak penyediaan layanan internet di daerah.
Ia juga menyinggung perkembangan Kota Pekanbaru yang mendorong meningkatnya kebutuhan layanan digital. “Pesatnya perkembangan Kota Pekanbaru turut mendorong meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital. Sejak dekade 1980-an, ketika infrastruktur jalan masih terbatas, hingga kini Pekanbaru menjadi kota yang berkembang pesat,” ujarnya.
Dinamika pertumbuhan itu, lanjutnya, berdampak pada meningkatnya permintaan layanan publik, termasuk akses internet. Internet kini menjadi kebutuhan utama untuk komunikasi, pendidikan, dan aktivitas usaha. “Layanan internet di rumah dan kantor menjadi andalan masyarakat dalam menjalankan berbagai kegiatan produktif,” jelasnya.
Pemerintah Kota Pekanbaru, kata Ardiansyah, ingin memastikan kemajuan kota diimbangi dengan ketersediaan infrastruktur digital yang memadai. Karena itu, sejumlah hal teknis dan strategis akan dibahas bersama APJII Riau dalam rangka peningkatan layanan.
Dalam kesempatan yang sama, Ardiansyah turut menyinggung semangat pembangunan kolaboratif yang didorong wali kota Pekanbaru. Ia mencontohkan sejumlah fasilitas umum, seperti halte Trans Metro, yang mengalami perubahan berkat kontribusi berbagai pihak, mulai dari perbankan, badan usaha milik negara (BUMN), hingga pelaku usaha lainnya.
Ia juga menyebut adanya informasi bahwa APJII Riau berencana memberikan kontribusi berupa dukungan terhadap renovasi salah satu fasilitas publik. Rencana tersebut akan dikoordinasikan lebih lanjut agar selaras dengan kebutuhan pembangunan di Pekanbaru.
“Semangatnya adalah membangun Pekanbaru ini secara bersama-sama. Pemko membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya demi mewujudkan Pekanbaru yang semakin maju dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.