BERITA TERKINI
Dicoding Developer Conference 2026 Soroti Peran AI dan Pengembangan Talenta Digital

Dicoding Developer Conference 2026 Soroti Peran AI dan Pengembangan Talenta Digital

Bandung—Dicoding kembali menggelar agenda tahunan Dicoding Developer Conference (DDC) 2026 dengan tema “Built by Humans, Accelerated by AI”. Konferensi ini menyoroti perkembangan kecerdasan buatan (AI) serta dampaknya terhadap produktivitas dan pengembangan talenta digital di Indonesia.

Dalam rangkaian acara tersebut, Dicoding meluncurkan laporan Indonesia Developer Outlook 2026 yang melibatkan 3.163 responden dari kalangan developer. Berdasarkan survei itu, mayoritas responden menyatakan produktivitas mereka meningkat setelah menggunakan teknologi AI generatif dalam pekerjaan.

CEO Dicoding Narenda Wicaksono, dalam sesi keynote, menyampaikan bahwa pembelajaran keterampilan teknologi tidak hanya diperoleh melalui pendidikan formal. Ia menekankan kursus daring sebagai salah satu sumber belajar utama bagi para pengembang.

“Sebagian besar developer mengandalkan online course sebagai sumber belajar utama. Ini menunjukkan pentingnya pembelajaran berkelanjutan di luar pendidikan formal,” ujar Narenda.

Dari sisi peluang kerja, Chief Learning Officer Dicoding Oon Arfiandwi menyampaikan bahwa karier di bidang teknologi dinilai masih terbuka, termasuk di sektor non-teknologi. Ia juga menekankan perlunya adaptasi metode pembelajaran di tengah perkembangan AI.

“Sangat penting adaptasi dalam metode pembelajaran di tengah perkembangan AI,” ungkapnya.

Menurut Oon, tren menunjukkan perusahaan di luar sektor teknologi semakin banyak menyerap tenaga kerja dengan keterampilan digital. Ia menilai hal tersebut menjadi indikasi bahwa kebutuhan talenta digital kian meluas di berbagai industri.

Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Kementerian Ekonomi Kreatif. Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Muhammad Neil El Himam menyatakan penguasaan teknologi, termasuk AI, menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif nasional.

Selain sesi keynote, DDC 2026 menghadirkan diskusi panel yang melibatkan perwakilan pemerintah, akademisi, pelaku industri, serta alumni program Dicoding. Diskusi tersebut membahas berbagai perspektif terkait pengembangan talenta digital dan kesiapan menghadapi perubahan teknologi.

Sejumlah sesi tematik juga digelar, di antaranya Gen AI dan Data Science, pengembangan aplikasi modern berbasis AI, serta penerapan AI dalam infrastruktur cloud dan DevOps. Konferensi ini didukung sejumlah mitra, termasuk DBS Foundation, IBM, Indosat Ooredoo Hutchison, dan Lintasarta.

Melalui penyelenggaraan DDC 2026, Dicoding menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan talenta digital di Indonesia seiring meningkatnya kebutuhan keterampilan teknologi di berbagai sektor industri.