BERITA TERKINI
Deretan Smartphone yang Diprediksi Meluncur di Indonesia Awal 2026, dari Flagship hingga Kelas Menengah

Deretan Smartphone yang Diprediksi Meluncur di Indonesia Awal 2026, dari Flagship hingga Kelas Menengah

Pasar smartphone Indonesia diperkirakan akan ramai sejak awal 2026. Berdasarkan pantauan pada database TKDN Kemenperin serta e-Sertifikasi Postel SDPPI, lebih dari sepuluh model ponsel dari berbagai merek tercatat telah menyelesaikan proses sertifikasi dan tinggal menunggu peluncuran resmi.

Rilis pada awal tahun disebut akan didominasi perangkat segmen menengah hingga flagship, dengan sebagian besar diperkirakan hadir pada kuartal pertama 2026. Rampungnya sertifikasi menjadi sinyal bahwa para vendor telah menyiapkan strategi peluncuran untuk pasar Indonesia, termasuk merek besar seperti Samsung, Xiaomi, Oppo, Vivo, hingga merek gaming seperti Redmagic.

Gelombang peluncuran ini juga menandai persaingan yang kian ketat, terutama di tengah prediksi kenaikan harga ponsel flagship pada tahun mendatang. Sejumlah perangkat disebut sudah memiliki jadwal peluncuran yang jelas, sementara lainnya masih menunggu momen peluncuran global sebelum masuk Indonesia.

Pembuka tahun: ponsel gaming dan flagship

Awal 2026 akan dibuka oleh Redmagic 11 Pro yang dipastikan meluncur resmi di Indonesia pada 8 Januari. Ponsel gaming ini mengklaim sebagai smartphone pertama di dunia yang menyematkan sistem pendingin cair internal seperti pada PC gaming. Performa perangkat ini ditopang chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang dikabarkan mampu mencetak skor AnTuTu di atas 4 juta poin. Redmagic 11 Pro juga membawa layar AMOLED 6,85 inci dengan refresh rate 144Hz, baterai 7.500 mAh dengan fast charging 80W, serta kamera belakang ganda 50 MP.

Poco juga disebut akan menyusul melalui Poco F8 Pro dan Poco F8 Ultra. Keduanya telah masuk database TKDN dan Postel setelah debut global di Bali. Poco F8 Pro diposisikan sebagai “flagship killer” dengan Snapdragon 8 Elite, baterai 6.210 mAh, dan fast charging 100W. Sementara Poco F8 Ultra disebut menjadi ponsel pertama di pasar global yang menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5, membawa layar AMOLED 6,9 inci, baterai 6.500 mAh dengan wireless charging 50W, serta kamera triple 50 MP termasuk lensa periscope telephoto dengan zoom optikal 5x.

Di kelas flagship, Samsung diprediksi mengumumkan Galaxy S26 Series secara global pada akhir Februari 2026. Biasanya, pre-order di Indonesia dibuka bersamaan dengan peluncuran global. Seri ini disebut akan memakai dua opsi chipset: Exynos 2600 untuk varian reguler dan Plus, serta Snapdragon 8 Elite Gen 5 untuk versi global varian Ultra. Bocoran desain mengarah pada perubahan bodi yang tidak lagi kaku dengan sudut melengkung, serta bingkai kamera yang dibuat seragam untuk ketiga model.

Model andalan dari Xiaomi, Oppo, Vivo, Realme, dan Huawei

Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra juga terdeteksi di situs TKDN. Kedua perangkat ini disebut kemungkinan diperkenalkan pada ajang global seperti Mobile World Congress (MWC) di Barcelona, sebelum diluncurkan di Indonesia sekitar Maret. Xiaomi 17 disebut mempertahankan desain ringkas dengan layar LTPO OLED datar 6,3 inci, Snapdragon 8 Elite Gen 5, dan baterai 7.000 mAh. Sementara Xiaomi 17 Ultra dikabarkan menonjolkan fotografi melalui empat kamera belakang bermerek Leica, termasuk sensor utama 1 inci 50 MP dan kamera periscope telephoto 200 MP dengan continuous optical zoom.

Oppo menyiapkan Reno15 Series untuk Indonesia, setidaknya dalam dua varian: Reno15 dan Reno15 Pro Max. Oppo Reno15 versi global dikabarkan menggunakan Snapdragon 7 Gen 4, berbeda dari versi China yang memakai Dimensity 8450. Spesifikasinya disebut mencakup layar OLED 6,59 inci, baterai 6.500 mAh, serta kamera utama dan telephoto masing-masing 50 MP. Varian Reno15 Pro Max (model CPH2811) disebut akan ditenagai Dimensity 8450 dengan kemampuan kamera yang dijanjikan lebih mumpuni.

Vivo V70 juga tercatat di TKDN dan Postel. Perangkat ini diduga merupakan rebranding dari Vivo S50 yang beredar di China, dan kemungkinan besar menggunakan Snapdragon 7 Gen 4. Perkiraan spesifikasinya meliputi layar AMOLED 6,59 inci, baterai 6.500 mAh dengan fast charging 90W, serta kamera utama dan telephoto 50 MP yang keduanya mendukung Optical Image Stabilization (OIS).

Realme disebut dipastikan menghadirkan Realme GT 8, meski varian Pro-nya kemungkinan tidak masuk Indonesia. Menurut pernyataan PR Lead Realme Indonesia, Krisva Angnieszca, pengguna tetap akan mendapatkan pengalaman kamera yang baik dari varian reguler ini. Realme GT 8 yang telah diluncurkan di China membawa Snapdragon 8 Elite, layar 6,79 inci dengan refresh rate 144Hz, baterai 7.000 mAh, serta sistem kamera hasil kolaborasi dengan Ricoh yang terdiri dari kamera utama dan telephoto 50 MP.

Huawei disebut akan menghadirkan Nova 14 Pro dengan keunikan variable aperture pada kamera utama 50 MP, dengan rentang f/1.4 hingga f/4.0. Ponsel ini juga dilengkapi kamera telephoto 12 MP dengan zoom optikal 3x, layar LTPO OLED 6,78 inci, chipset Kirin 8020, dan baterai 5.500 mAh. Huawei Nova 14 Pro disebut akan berjalan pada HarmonyOS terbaru dengan ekosistem AppGallery yang semakin lengkap.

Gelombang kelas menengah dan perangkat gaming lain

Di segmen menengah, Redmi Note 15 Series disebut akan hadir dalam empat model: Redmi Note 15, Note 15 5G, Note 15 Pro, dan Note 15 Pro+. Varian dasar disebut ditenagai Helio G100-Ultra dan Snapdragon 6 Gen 3, sementara varian Pro menggunakan Dimensity 7400 Ultra dan Snapdragon 7s Gen 4. Keunggulan yang disorot dari seri ini adalah kamera utama beresolusi tinggi, mulai 108 MP hingga 200 MP, serta kapasitas baterai besar.

Infinix menyiapkan Note 60 Series yang terdiri dari Note 60, Note 60 Pro, dan Note Edge. Infinix Note 60 dikabarkan beralih mendukung 5G dengan prosesor MediaTek dan baterai 6.150 mAh. Sementara Infinix Note Edge disebut mengusung desain tipis dengan layar AMOLED melengkung 3D, kamera 200 MP, dan baterai 6.500 mAh.

Tecno juga disebut akan menghadirkan Camon 50 yang masih mendukung jaringan 4G dengan chipset Helio G200 dan baterai 6.500 mAh. Seperti seri Camon sebelumnya, fokus utamanya disebut tetap pada kemampuan kamera.

Dari lini performa, iQOO disebut bersiap meluncurkan iQOO Neo11 di Indonesia. Model ini telah debut di China dengan Snapdragon 8 Elite, layar 8T LTPO AMOLED 6,82 inci dengan refresh rate 144Hz, serta baterai 7.500 mAh dengan fast charging 100W.

Honor turut meramaikan segmen menengah melalui Honor X7d (4G) dan Honor X9d. Honor X7d disebut menawarkan ketahanan dengan rating IP65 dan sertifikasi tahan banting, kamera utama 108 MP, serta baterai 6.500 mAh.

Dengan banyaknya perangkat yang telah mengantongi sertifikasi, awal 2026 diperkirakan menjadi periode padat peluncuran smartphone di Indonesia. Selain memperketat persaingan, deretan produk baru ini juga diproyeksikan membawa inovasi di area performa gaming, fotografi, dan daya tahan baterai.