BERITA TERKINI
Berkemah Tanpa Gawai Disebut Dapat Membantu Mengembalikan Ritme Tidur Alami

Berkemah Tanpa Gawai Disebut Dapat Membantu Mengembalikan Ritme Tidur Alami

Aktivitas berkemah di alam terbuka dinilai dapat membantu meningkatkan kualitas tidur, terutama ketika dilakukan tanpa paparan cahaya buatan seperti lampu dan layar gawai. Hal ini diungkap dalam artikel BBC Future yang terbit pada 10 April 2026.

Dalam laporan tersebut, para ilmuwan menjelaskan bahwa tidur di alam dengan mengandalkan cahaya alami dapat membantu mengembalikan ritme sirkadian atau circadian rhythm. Ritme ini berperan penting dalam mengatur kapan tubuh merasa mengantuk dan kapan harus tetap terjaga.

Penelitian yang dikutip menyebutkan, kehidupan modern yang dipenuhi cahaya buatan berpotensi menggeser jam biologis manusia. Dampaknya, banyak orang cenderung tidur lebih larut dan mengalami penurunan kualitas istirahat. Sebaliknya, saat berkemah dan hanya terpapar siklus terang-gelap alami dari matahari, tubuh disebut dapat menyesuaikan diri secara otomatis sehingga waktu tidur menjadi lebih awal dan lebih teratur.

Perubahan tersebut dilaporkan dapat terjadi dalam waktu relatif singkat. Dalam studi yang dibahas, hanya dalam beberapa hari berada di alam, siklus tidur peserta bisa maju sekitar dua jam lebih awal dibandingkan ketika berada di lingkungan perkotaan.

Selain faktor cahaya, suasana alam juga dinilai turut memengaruhi kemudahan untuk terlelap. Suara alami seperti angin, hujan, atau gemericik air disebut memberikan efek menenangkan. Sejumlah peserta penelitian juga melaporkan tidur terasa lebih nyenyak meski berada di ruang terbuka.

Para ahli menekankan bahwa kunci manfaat tersebut adalah keterpaparan pada siklus terang-gelap alami, yang membantu tubuh memproduksi hormon melatonin secara lebih optimal. Melatonin dikenal sebagai hormon yang berperan dalam memunculkan rasa kantuk.

Meski tidak semua orang dapat rutin berkemah, peneliti menyarankan beberapa langkah sederhana sebagai alternatif, seperti mengurangi penggunaan perangkat elektronik pada malam hari, memperbanyak paparan sinar matahari di pagi hari, serta menjaga pencahayaan rumah tetap redup menjelang tidur.

Temuan ini menguatkan pandangan bahwa kembali lebih dekat dengan alam tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan mental, tetapi juga dapat menjadi pendekatan alami untuk membantu mengatasi masalah tidur di era modern.