Pemerintah Kota Da Nang menyelenggarakan pelatihan penggunaan platform digital dan aplikasi kecerdasan buatan (AI) bagi pejabat dan pegawai negeri, sebagai bagian dari upaya memperluas literasi digital hingga ke tingkat akar rumput. Program ini memperkenalkan berbagai layanan dan aplikasi digital yang digunakan bersama di Da Nang untuk mendukung operasional pemerintahan dan pelayanan publik.
Selama pelatihan, peserta dibimbing menggunakan sejumlah platform, antara lain Call Center 1022, Pusat Operasi Cerdas (IOC), aplikasi Kota Pintar Da Nang, Portal Umpan Balik Da Nang, serta platform “Pendidikan Warga Digital”. Berbagai alat tersebut diposisikan sebagai sarana untuk meningkatkan kapasitas kerja pemerintah daerah, memperkuat interaksi dua arah dengan warga dan pelaku usaha, serta mendorong transparansi dalam proses kerja.
Materi pelatihan juga memberi porsi besar pada AI, yang disebut sebagai salah satu teknologi inti dalam transformasi digital. Peserta diperkenalkan pada konsep dasar AI hingga penerapannya dalam pekerjaan sehari-hari, seperti penyusunan dokumen, dukungan pemrosesan informasi, dan peningkatan efisiensi kerja. Sejumlah alat AI populer, termasuk asisten digital Danang AI, turut diperkenalkan berikut panduan penggunaan yang aman, efektif, dan sesuai ketentuan.
Melalui program ini, aparatur tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga diarahkan untuk mengubah pola pikir kerja menuju digitalisasi berbasis data. Penguasaan platform digital diharapkan dapat mempercepat waktu pemrosesan, mengurangi prosedur administratif, meningkatkan kualitas layanan kepada warga, serta mendukung pembangunan pemerintahan digital dari tingkat paling dekat dengan masyarakat.
Salah satu poin yang mendapat perhatian adalah dimasukkannya “Platform Literasi Digital” dalam materi pelatihan. Selain meningkatkan kemampuan pribadi, pejabat dan pegawai negeri dipandang memiliki peran dalam menyebarluaskan pengetahuan dengan membimbing warga mengakses dan menggunakan layanan digital, seperti layanan publik daring, pembayaran nontunai, dan aplikasi kota pintar. Langkah ini ditujukan untuk membantu menjembatani kesenjangan digital dan mendorong terbentuknya warga digital.
Pelatihan ini berlangsung seiring upaya Da Nang menjalankan target yang tercantum dalam Resolusi No. 57-NQ/TW, yang menempatkan peningkatan kapasitas digital aparatur di tingkat akar rumput sebagai tugas utama. Program seperti yang dilaksanakan di Kelurahan Hoa Cuong disebut tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga menjadi fondasi jangka panjang bagi pengembangan ekosistem digital yang tersinkronisasi dari pemerintah hingga masyarakat.
Ke depan, pemerintah daerah berencana melanjutkan pelatihan yang lebih mendalam, memperluas jumlah peserta, serta mengaitkan pelatihan dengan penerapan langsung dalam pekerjaan. Dengan pendekatan tersebut, aparatur ditargetkan tidak hanya memahami cara menggunakan teknologi digital, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara efektif untuk mendorong transformasi digital dan memperluas literasi digital di masyarakat.