Canva meluncurkan fitur mode offline yang memungkinkan pengguna tetap mengedit desain tanpa koneksi internet. Fitur ini mulai digulirkan secara bertahap secara global pada 16 April 2026, dan pengguna di Indonesia disebut menjadi salah satu yang pertama dapat mengaksesnya.
Selama ini, Canva sebagai platform desain digital berbasis website umumnya membutuhkan koneksi internet, termasuk saat digunakan melalui aplikasi di smartphone. Melalui mode offline, pengguna kini dapat membuka dan mengedit desain tertentu meski sedang tidak terhubung ke jaringan.
Untuk menggunakan mode offline, pengguna perlu membuat desain tersedia secara lokal terlebih dahulu. Caranya, pilih salah satu desain, klik menu titik tiga, lalu pilih opsi “Make available offline” atau “Buat tersedia secara offline”. Setelah proses unduh selesai dan tersimpan di perangkat, desain tersebut dapat diakses kembali meski internet dimatikan, baik melalui canva.com di browser maupun aplikasi Canva di smartphone.
Perubahan yang dilakukan saat offline akan tersinkron otomatis ketika perangkat kembali terhubung ke internet, dengan batas waktu sinkronisasi hingga tujuh hari. Dalam mode ini, pengguna masih dapat mengedit elemen yang sudah ada, menggunakan berbagai tools, serta menambahkan teks.
Namun, terdapat sejumlah keterbatasan. Pengguna tidak dapat menambahkan media baru karena prosesnya memerlukan unggahan ke Canva. Fitur-fitur AI juga tidak dapat digunakan, begitu pula akses ke library dan template. Selain itu, pengguna tidak bisa membuat desain baru dari awal saat sedang offline.
Canva menyebut mode offline akan tersedia gratis untuk semua pengguna, tanpa memerlukan aplikasi tambahan maupun biaya. Fitur ini juga hadir untuk berbagai format, termasuk presentasi dan dokumen.