BERITA TERKINI
Budaya Dinilai Jadi Pedoman Etika dalam Menghadapi Laju Teknologi

Budaya Dinilai Jadi Pedoman Etika dalam Menghadapi Laju Teknologi

MALANG — Budaya dinilai dapat menjadi tuntunan etika dalam menghadapi kemajuan teknologi yang kian cepat, seiring derasnya arus digitalisasi dan globalisasi. Pandangan itu mengemuka dalam obrolan budaya bertajuk Inspirasi Budaya Global yang Beradab di Era Modernitas.

Ketua Sanggar Seni Campur Sari Doso Manunggal Kota Malang, Eny Priyantuti, menegaskan budaya tidak hanya berfungsi sebagai identitas, tetapi juga pedoman moral agar manusia tetap memiliki arah dan batas dalam bertindak di tengah perkembangan teknologi. “Budaya adalah tuntunan beretika, sehingga di tengah kemajuan teknologi yang begitu cepat, manusia tetap memiliki arah dan batas dalam bertindak,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Sebagai pendidik, Eny menilai literasi menjadi langkah strategis untuk mengantisipasi dampak negatif perkembangan teknologi. Menurutnya, literasi perlu dimaknai secara luas, tidak terbatas pada kemampuan membaca dan menulis, melainkan juga kemampuan memahami nilai, menyaring informasi, serta membentuk karakter yang kuat.

Ia menekankan pentingnya menanamkan nilai religius, jujur, disiplin, patuh, taat, dan toleransi sebagai fondasi dalam kehidupan bermasyarakat yang semakin kompleks. Selain itu, ia juga menyoroti perlunya membangun sikap menghargai prestasi orang lain dan menumbuhkan cinta tanah air sebagai penguatan identitas bangsa di tengah arus budaya global.

Eny menilai tanpa nilai-nilai tersebut, generasi muda berisiko mudah tergerus pengaruh luar yang belum tentu sesuai dengan karakter bangsa Indonesia yang beradab dan berbudaya.

Dalam praktiknya, ia menekankan dunia pendidikan perlu menghadirkan contoh konkret melalui pembelajaran budaya lokal, seperti tembang Jawa. “Di sekolah harus ada contoh mocopat, gambuh, dan dandang gulo, agar anak-anak tidak hanya tahu, tetapi juga merasakan dan mencintai budayanya sendiri,” katanya.

Ia menambahkan, perbedaan pandangan yang muncul di tengah masyarakat perlu disikapi secara bijak sebagai bagian dari dinamika menuju masyarakat yang lebih dewasa.