BERITA TERKINI
BPKAD Bantul Luncurkan Dashboard Analytic PAD untuk Pantau Pendapatan Daerah Secara Real Time

BPKAD Bantul Luncurkan Dashboard Analytic PAD untuk Pantau Pendapatan Daerah Secara Real Time

Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bantul meluncurkan aplikasi Dashboard Analytic PAD sebagai upaya meningkatkan akuntabilitas pengelolaan pendapatan asli daerah (PAD). Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan pemantauan perkembangan PAD secara real time.

Kepala BPKAD Bantul, Istirul Widilastuti, mengatakan kehadiran aplikasi tersebut memungkinkan para pemangku kebijakan memantau capaian PAD terhadap target yang telah ditetapkan. Data yang tersaji diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi dan penyusunan strategi pengembangan PAD secara lebih tepat.

“Semua pemangku kebijakan bisa memantau dan mengetahui perkembangan capaian PAD dari target yang ditentukan. Nanti akan menjadi bahan evaluasi untuk mengatur strategi agar PAD ini bisa semakin meningkat,” ujar Istirul, Rabu (29/4/2026).

Istirul menilai peningkatan PAD memiliki peran penting bagi kemajuan pembangunan daerah. Menurutnya, optimalisasi PAD dari berbagai sektor, baik pajak maupun retribusi daerah, akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Karena sekarang kita harus mampu berdikari untuk bisa meningkatkan PAD dari semua sektor baik pajak maupun retribusi daerah. Sehingga nanti pembangunan di Kabupaten Bantul bisa lebih maksimal lagi,” katanya.

Di tengah kebijakan pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) untuk lahan pertanian, Istirul menyatakan optimistis target PAD tetap dapat tercapai. Salah satu langkah yang ditempuh adalah mengoptimalkan potensi pendapatan dari sektor pajak lainnya.

Upaya peningkatan PAD, lanjut dia, dilakukan melalui sejumlah layanan, mulai dari program one day service di kalurahan, pemanfaatan aplikasi, hingga penerjunan petugas BPKAD secara door to door ke rumah warga.

“Baik lewat pelayanan one day service di kalurahan, melalui aplikasi, bahkan kami menerjunkan teman-teman BPKAD untuk door to door ke rumah. Harapannya ini bisa menjadi langkah untuk meningkatkan PAD di tahun ini maupun tahun-tahun selanjutnya,” ujarnya.