Bocoran mengenai Samsung Galaxy Z Flip8 mulai ramai beredar di internet. Sejumlah gambar render yang beredar memperlihatkan tampilan ponsel lipat terbaru Samsung itu dari berbagai sudut, baik saat perangkat dalam posisi terbuka maupun tertutup.
Dari render yang ada, desain Galaxy Z Flip8 disebut masih mempertahankan bentuk yang sudah akrab di lini ponsel lipat Samsung. Secara tampilan luar, perangkat ini terlihat mirip dengan Galaxy Z Flip7, sehingga tidak banyak perubahan mencolok dari sisi desain.
Meski demikian, bocoran tersebut tetap menyita perhatian karena mulai mengungkap detail ukuran bodi. Mengutip MyMobiles via GSM Arena, Galaxy Z Flip8 disebut memiliki dimensi 166,8 x 75,4 x 6,6 mm saat dibuka. Sementara ketika dilipat, ukurannya diklaim menjadi 85,4 x 75,4 x 13,2 mm.
Jika informasi ini akurat, Galaxy Z Flip8 disebut akan hadir dengan bodi sedikit lebih panjang, lebih lebar, dan lebih tebal dibanding generasi sebelumnya. Perubahan ini mengindikasikan Samsung masih mempertahankan pendekatan desain yang serupa, dengan penyesuaian minor pada perangkat.
Dari sisi layar, Galaxy Z Flip8 disebut tetap membawa panel utama 6,9 inci dan layar kedua berukuran 4,1 inci. Ukuran ini diklaim sama seperti generasi sebelumnya, sehingga pembaruan kemungkinan tidak berfokus pada bentang layar maupun tampilan bodi.
Dengan perubahan fisik yang disebut tidak besar, rumor yang beredar mengarah pada kemungkinan peningkatan yang lebih terasa di sektor perangkat keras dan pengalaman pengguna. Namun, seluruh informasi tersebut masih sebatas bocoran dan belum dikonfirmasi resmi oleh Samsung.
Untuk jadwal peluncuran, Galaxy Z Flip8 dirumorkan akan diperkenalkan bersamaan dengan Galaxy Z Fold8 serta varian layar lipat baru yang disebut Galaxy Wide Fold dalam acara Samsung Galaxy Unpacked berikutnya, yang diprediksi berlangsung pada Juli 2026.
Di sisi dapur pacu, rumor lain menyebut Galaxy Z Flip8 akan ditenagai chipset Exynos 2600 berbasis fabrikasi 2nm. Jika benar, ini akan menjadikannya ponsel flip pertama Samsung yang menggunakan prosesor generasi terbaru buatan internal Samsung.
Kabar tersebut juga dikaitkan dengan langkah yang disebut sudah terlihat pada Galaxy Z Flip7. Model itu disebut menandai perubahan karena untuk pertama kalinya seri Flip meninggalkan Snapdragon dan beralih ke Exynos sebagai chipset utama. Sejak debut Galaxy Z Flip pada 2020, Qualcomm sebelumnya menjadi pemasok utama prosesor untuk lini tersebut.
Exynos 2600 juga dirumorkan tidak hanya dipakai pada Galaxy Z Flip8. Chipset ini disebut berpotensi menjadi otak Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus, meski ada laporan yang menyatakan varian Exynos untuk seri Galaxy S26 kemungkinan hanya dipasarkan secara terbatas di Korea Selatan.
Selain soal chipset, Galaxy Z Flip8 juga dikabarkan akan hadir dengan bodi lebih ramping, mengikuti strategi desain yang disebut sebelumnya diterapkan pada Galaxy Z Fold7. Namun, informasi ini masih berupa rumor.
Sebagai konteks, Galaxy Z Flip7 resmi diperkenalkan pada Juli 2025. Samsung diperkirakan mempertahankan pola peluncuran serupa untuk generasi berikutnya, meski hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai spesifikasi maupun jadwal rilis Galaxy Z Flip8.
Sementara itu, bocoran terkait Galaxy Z Fold8 juga mulai muncul. Mengutip Android Police yang merujuk laporan GalaxyClub, Galaxy Z Fold8 dengan nama kode Q8 dikabarkan akan membawa kamera utama 200MP, sama seperti yang terpasang di Galaxy Z Fold7. Ponsel ini juga disebut berpotensi dibekali kamera ultrawide 50MP, yang jika benar akan menjadi peningkatan besar dari sensor 12MP pada generasi sebelumnya.