BERITA TERKINI
ASUS Perkenalkan Omni, Chatbot AI yang Berjalan Offline di Perangkat

ASUS Perkenalkan Omni, Chatbot AI yang Berjalan Offline di Perangkat

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) terus melaju, namun banyak inovasi masih bergantung pada koneksi internet dan komputasi berbasis cloud. Di tengah tren tersebut, ASUS memperkenalkan Omni, sebuah chatbot AI yang dirancang berjalan langsung di perangkat tanpa memerlukan koneksi internet. Pendekatan ini menjadi langkah ASUS menuju AI yang lebih mandiri, privat, dan efisien.

Dalam beberapa tahun terakhir, layanan AI seperti chatbot dan asisten digital umumnya bekerja dengan mengandalkan server jarak jauh. Data pengguna dikirim ke pusat data untuk diproses, lalu hasilnya dikembalikan ke perangkat. Model ini menawarkan kemampuan komputasi yang kuat, tetapi membuat pengalaman pengguna sangat bergantung pada kualitas jaringan serta memunculkan kekhawatiran terkait privasi data.

Melalui Omni, ASUS mencoba memindahkan pemrosesan AI dari cloud ke perangkat pengguna. Pendekatan ini dikenal sebagai on-device AI, yakni seluruh proses komputasi dilakukan secara lokal tanpa perlu terhubung ke layanan cloud. Dengan cara ini, pengguna dapat memperoleh respons yang lebih cepat dan stabil, serta tetap dapat menggunakan fitur AI saat koneksi internet terbatas.

Omni awalnya diperkenalkan sebagai bagian dari ekosistem perangkat gaming ASUS, khususnya lini ROG. Seiring pengembangannya, Omni kemudian diarahkan menjadi alat produktivitas yang lebih luas. Sebagai chatbot, Omni disebut mampu menjawab pertanyaan secara interaktif, membantu merangkum dokumen, mengolah teks dan informasi lokal, serta memberikan respons berdasarkan perintah pengguna.

Keunggulan utama Omni dibanding chatbot lain terletak pada kemampuannya berjalan secara offline. Teknologi ini didukung oleh model bahasa besar (LLM) yang telah dioptimalkan agar dapat berjalan pada perangkat dengan sumber daya terbatas. Meski demikian, kemampuan AI lokal tetap memiliki batasan. Karena tidak terhubung ke internet, Omni tidak dapat mengakses informasi terbaru secara real time, sehingga pengetahuannya bergantung pada data yang sudah tertanam dalam model.