LONDON — Perusahaan inovasi pertahanan asal Belgia, IDDEA, meluncurkan aplikasi MEGA-Army yang dirancang untuk mengidentifikasi berbagai jenis kendaraan tempur dan sistem darat melalui kecerdasan buatan (AI). Aplikasi ini diklaim mampu melakukan identifikasi instan sekaligus menyajikan analisis teknis peralatan militer secara komprehensif dalam waktu singkat.
MEGA-Army disebut menetapkan tolok ukur baru dalam pengumpulan intelijen medan perang secara real-time dengan menggabungkan kemampuan pengenalan model dan varian kendaraan dengan penyusunan profil kemampuan tempur berdasarkan data visual.
Aplikasi ini dirancang untuk mengenali beragam peralatan militer, mulai dari tank, kendaraan tempur infanteri, artileri, sistem pertahanan udara, platform peperangan elektronik, kendaraan teknik, hingga sistem tanpa awak. Dengan memanfaatkan AI, MEGA-Army dapat mengubah gambar tunggal atau cuplikan video menjadi profil kemampuan tempur yang terperinci hanya dalam hitungan detik.
Pengguna cukup memasukkan foto ke dalam aplikasi. Gambar dapat diambil menggunakan perangkat seluler biasa, maupun berasal dari kamera pengawasan atau drone. Selama gambar memenuhi kriteria yang diperlukan, sistem AI di dalam aplikasi dapat memprosesnya.
Selain mengidentifikasi model dan varian kendaraan secara akurat, MEGA-Army juga dirancang untuk secara otomatis mengekstrak dan menampilkan spesifikasi teknis tempur secara mendalam dari peralatan yang terdeteksi.